•  

logo


Cerita Richard Eliezer saat Penembakan, Yosua Sempat Bertanya

Richard Eliezer mengaku sempat menutup mata saat penembakan pertama

30 November 2022 14:49 WIB

Bharada Richard Eliezer
Bharada Richard Eliezer Tangkapan layar YoutTube Polri TV Radio

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Bharada Richard Eliezer menceritakan detik-detik sebelum terjadi penembakan terhadap Brigadir Yosua. Setibanya di rumah Duren Tiga, Kuat Ma'ruf dan Putri Candrawathi terlebih dulu masuk ke rumah dan diikuti Richard Eliezer di belakangnya.

Richard Eliezer melihat Kuat Ma'ruf mengantar tas Putri ke kamarnya. Sedangkan Richard Eliezer naik ke lantai dua. Mendengar suara Ferdy Sambo, Richard Eliezer turun ke bawah dan melihat Ferdy Sambo (FS) sudah menggunakan sarung tangan karet warna hitam.

"Ada suara FS di bawah, saya turun ke bawah, sampai di ujung tangga sudah ada pak FS, di situ dia sudah menggunakan sarung tangan karet warna hitam," kata Richard Eliezer di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (30/11).


Cabut BAP Skenario Ferdy Sambo, Richard Eliezer Ngaku Mimpi Buruk Terus dan Didatangi Yosua

Kemudian, Ferdy Sambo menyuruh Richard Eliezer mengokang senjatanya. Kemudian, Yosua masuk ke dalam rumah diikuti Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf.

"Baru dia suruh 'isi senjatamu', saya keluarkan, saya kokang senjata saya, saya taruh lagi di pinggang, baru saya langsung ke samping meja," katanya.

Richard Eliezer menceritakan saat Ferdy Sambo menyuruh Yosua berlutut. Dan saat melihat Richard Eliezer, Ferdy Sambo langsung menyuruhnya menembak.

"Langsung Bang Yos masuk duluan, baru Om Kuat dan Ricky di belakang. Kuat di belakang Bang Yos. Itu masuk itu, Pak FS langsung lihat ke belakang 'Sini kamu!' Kuat langsung pegang lehernya. 'Sini, Berlutut kamu', di dorong ke depan, 'berlutut, berlutut kamu sini' disuruh berlutut, 'Woy kau berlutut!' Baru dia lihat ke saya, 'Woy kau tembak! Kau tembak cepat! Cepat Kau Tembak!'," ujar Richard Eliezer.

Richard Eliezer mengaku sempat menutup mata saat penembakan pertama. Richard Eliezer juga mengungkapkan apa yang dikatakan oleh Yosua.

"Saya sempat tutup mata pas pertama kali penembakan pertama. Jadi pada saat didorong itu korban sempat mengatakan begini, 'Ih Pak kenapa Pak, ada apa Pak, tangannya di depan, ada apa, Pak?' (kata Yosua). 'Kau berlutut', dia posisinya nggak jongkok cuma agak menurun," kata Richard.

Sempat Berdoa Sebelum Penembakan, Richard Eliezer Berharap Ferdy Sambo Berubah Pikiran

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata