•  

logo


Berapa UMK Solo 2023? Gibran Akui Sudah Kantongi Angka

Gibran mengatakan bahwa keputusan terkait UMK Solo 2023 mengedepankan prinsip win-win solution atau saling menguntungkan antara pengusaha dan buruh.

29 November 2022 09:49 WIB

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di hadapan wartawan di Balai Kota Solo, Senin (14/11/2022).
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di hadapan wartawan di Balai Kota Solo, Senin (14/11/2022). Dok. Jitunews/Iskandar

SURAKARTA, JITUNEWS.COM - Berapa Upah Minimum Kota (UMK) Solo 2023 menjadi informasi yang banyak dicari netizen. Pasalnya, pemerintah telah menetapkan upah minimum provinsi (UMP) 2023.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengaku sudah mengantongi angka terkait UMK Solo 2023. Meski belum menyebutkan angkanya, ia memastikan sudah ada kesepakatan antara serikat buruh dan pengusaha.

"Sudah ada kesepakatan serikat buruh dan pengusaha. Saya sudah ada angka-angkanya," kata Gibran saat ditanya terkait UMK Solo 2023 di Balai Kota Solo, Senin (28/11/2022).


UMP Jakarta 2023 Naik 5,6 Persen Jadi Rp4,9 Juta, Disnakertrans DKI: Mudah-mudahan Tidak Ada Perubahan

Gibran mengatakan bahwa keputusan terkait UMK Solo 2023 mengedepankan prinsip win-win solution atau saling menguntungkan antara pengusaha dan buruh.

"Kalau kita inginnya win win solution ya. Tidak memberatkan kedua pihak (pengusaha dan buruh). Pengusaha kan baru recovery, sedangkan kebutuhan para pekerja juga makin bertambah. Yang penting kan kedua belah pihak sudah duduk bareng," ujarnya.

Sementara itu, anggota Dewan Pengupahan Kota Solo, Sri Saptono Basuki, mengatakan bahwa pihaknya belum memutuskan terkait angka kenaikan UMK Solo 2023.  Ia mengatakan bahwa keputusan UMK Solo 2023 akan di bahas pada hari ini, Selasa (29/11/2022).

"Di Dewan Pengupahan belum ketemu angka karena kita masih menunggu upah minimum provinsi (UMP) dari Jawa Tengah yang baru," kata Basuki di Solo, Senin (28/11/2022).

Diketahui, Jawa Tengah merupakan provinsi di Jawa yang mengalami kenaikan UMP paling tinggi yakni sebesar 8,01 persen menjadi Rp1.958.169,69. Keputusan kenaikan UMP Jateng 2023 itu diumumkan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Artinya, dari UMP Jateng 2022 sebesar Rp 1.812.935, kini naik menjadi sebesar Rp 1.958.169,69. Nilai UMP Jateng tahun 2023 ini mengalami kenaikan sebesar Rp 145.234,26 atau 8,01 persen bila dibandingkan dengan Upah Minimum Provinsi di tahun 2022 lalu," kata Ganjar di kantornya, Semarang pada Senin (28/11/2022).

Daftar UMP 2023 di Jawa, Kenaikan Jateng Paling Tinggi: Jadi Berapa?

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati