•  

logo


Daftar UMP 2023 di Jawa, Kenaikan Jateng Paling Tinggi: Jadi Berapa?

Penetapan UMP 2023 mengacu pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 18 Tahun 2022.

29 November 2022 08:31 WIB

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam acara Gala Dinner HIPMI di Pura Mangkunegaran, Solo, Minggu (20/11/2022) malam.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam acara Gala Dinner HIPMI di Pura Mangkunegaran, Solo, Minggu (20/11/2022) malam. Dok. Jitunews/Iskandar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Berikut daftar upah minimum provinsi (UMP) 2023  di Jawa yang perlu Anda tahu.

Diketahui, Pemerintah telah mengumumkan kenaikan UMP 2023 pada Senin (28/11/2022). Lantas seperti apa daftar UMP 2023 di Pulau Jawa?

Terkait daftar UMP 2023 di Jawa, pemerintah menetapkan UMP 2023 mengacu pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 18 Tahun 2022.


Anggap Jateng seperti Keluarga, Puan Maharani: Harus Saya Rawat

Daftar UMP 2023 di Provinsi Jawa yang meliputi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. UMP 2023 Jawa Tengah mengalami kenaikan yang paling tinggi yakni 8,01 persen.

Berikut daftar UMP 2023 yang perlu Anda tahu.

1. Banten

UMP Banten 2023 mengalami kenaikan sebesar 6,4 persen menjadi Rp 2.661.280,11. Kenaikan UMP tersebut sudah ditandatangni oleh PJ Gubernur Banten Al Muktabar.

"Penetapan UMP sudah ditandatangani oleh Pj gubernur," kata Kadisnakertrans Pemprov Banten Septo Kanaldi seperti dilansir detikcom, Selasa (29/11/2022).

Kenaikan UMP 2023 Banten itu mengacu pada peraturan yang tertuang dalam Keputusan Gubernur Banten Nomor 561/Kep.30-Huk/2022 tentang Penetapan Upah Minimum Provinsi Banten Tahun 2023.

2. DKI Jakarta

DKI Jakarta merupkan provinsi di Jawa yang mengalami kenaikan UMP paling rendah. UMP Jakarta 2023 naik 5,6 persen menjadi Rp 4.901.798.

Kepala Disnakertrans DKI Jakarta Andri Yansyah memastikan UMP Jakarta 2023 mengalami kenaikan sebesar 5,6 persen menjadi Rp4,9 juta. Angka itu, kata dia, sudah ditetapkan berdasarkan hasil rapat pimpinan.

"Insya Allah ini sudah bisa dipastikan keniakan UMP Pemprov DKI sebesar 5,6 persen atau sebesar Rp 4.901.798," kata Andri di Balaiurung Balai Kota DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (28/11/2022).

Ia pun berharap tidak ada lagi perubahan UMP DKI Jakarta. Andri menyebut besaran UMP Jakarta 2023 itu sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 18 Tahun 2022.

"Mudah-mudahan tidak ada perubahan terkait maslah penetapan UMP 2023 untuk Pemprov DKI sebesar sesuai dengan usulan yang disampaian pada saat rapat sidang dewan pengupahan tanggal 22 november 2022 kemarin yang mengusulkan sebesar 5,6 persen sesuai dengan Permenaker Nomor 18 tahun 2022 dengan menggunkana alfa 0,2," beber Andri.

3. Jawa Barat

UMP Jawa Barat 2023 mengalami kenaikan sebesar 7,88 persen menjadi 1.986.670,17. Keputusan kenaikan UMP 2023 tersebut mengacu kepada Permenaker No 18 Tahun 2022.

"Semua ini saya telah meneliti, dan sudah sesuai dengan aturan yang berlaku. Sehingga Pemprov Jawa Barat memutuskan dan menetapkan besaran UMP tahun 2023 sebesar Rp 1.986.670,17," kata Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja di Gedung Sate, Senin (28/11/2022).

4. Jawa Tengah

Jawa Tengah merupakan provinsi di Jawa yang mengalami kenaikan UMP paling tinggi yakni sebesar 8,01 persen menjadi Rp1.958.169,69. Keputusan kenaikan UMP Jateng 2023 itu diumumkan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Artinya, dari UMP Jateng 2022 sebesar Rp 1.812.935, kini naik menjadi sebesar Rp 1.958.169,69. Nilai UMP Jateng tahun 2023 ini mengalami kenaikan sebesar Rp 145.234,26 atau 8,01 persen bila dibandingkan dengan Upah Minimum Provinsi di tahun 2022 lalu," kata Ganjar di kantornya, Semarang.

5. Jawa Timur

UMP Jawa Timur 2023 mengalami kenaikan 7,8 pesen menjadi 2.040.244,30. Keputusan kenaikan UMP 2023 tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Timur Nomor 188/860/KPTS/013/2022 menetapkan upah minimum provinsi (UMP) Jawa Timur tahun 2023.

"UMP Jawa Timur tahun 2023 sebesar Rp 2.040.244,30 (dua juta empat puluh ribu dua ratus empat puluh empat rupiah tiga puluh sen)," tulis surat keputusan tersebut.

6. Yogyakarta

Plh Asisten Sekda DIY Bidang Pemerintahan dan Administrasi Umum, Beny Suharsono mengatakan bahwa UMP DIY mengalami kenaikan sebesar 7,65 persen dari tahun sebelumnya. Ia mengatakan bahwa UMP Yogyakarta 2023 menjadi 1.981.782,39.

"Berikutnya dengan pertimbangan dan rekomendasi dari Dewan Pengupahan maka ditetapkan UMP DIY Rp 1.981.782,39," ujarnya di Yogyakarta, Senin (28/11/2022).

Demikianlah informasi terkait daftar UMP 2023 di Pulau Jawa. Semoga bermanfaat.

UMP 2023 Naik Maksimal 10 Persen, Ganjar Akui Agak Manis untuk Buruh, Tapi...

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati