•  

logo


Di Nusantara Bersatu Jokowi Sebut Pemimpin yang Mikirin Rakyat Berambut Putih, PPP: Tidak Secara Khusus ke Ganjar!

Pernyataan Jokowi di acara Nusantara Bersatu diasosiasikan oleh sejumlah pihak sebagai bentuk dukungan ke Ganjar Pranowo sebagai capres di Pilpres 2024.

26 November 2022 15:04 WIB

Achmad Baidowi
Achmad Baidowi ppp.or.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Relawan Presiden Joko Widodo yang menamakan Nusantara Bersatu menggelar acara di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, pada hari ini Sabtu, 26 Desember 2022.

Dalam acara Nusantara Bersatu itu, Jokowi mengungkapkan ciri-ciri pemimpin yang memikirkan rakyat yakni memiliki kerutan di wajah dan berambut putih.

Pernyataan Jokowi di acara Nusantara Bersatu itu diasosiasikan oleh sejumlah pihak sebagai bentuk dukungan ke Ganjar Pranowo sebagai capres di Pilpres 2024.


Nusantara Bersatu Bergema di GBK, Jokowi Ungkap Ciri-ciri Pemimpin Mikirin Rakyat: Rambut Putih Semua!

Namun, Ketua DPP PPP Achmad Baidowi atau Awiek mengatakan bahwa pernyataan Jokowi terkait pemimpin yang memikirkan rakyat berambut putih tidak ditujukan secara khusus ke Ganjar Pranowo.

"Saya kira tidak secara khusus (Ganjar) ya. Karena memang faktanya para pemimpin yang banyak mikir itu rambutnya makin memutih, karena seiring bertambahnya usia, bertambahnya beban, bertambahnya pikiran," kata  Awiek kepada wartawan, Sabtu (26/11/2022).

Awiek mengatakan bahwa mayoritas pemimpin memiliki rambut putih. Hal itu, kata dia, dipengaruhi oleh banyak faktor seperti usia dan beban pikiran. Meski demikian, ia tidak melarang publik apabila mengasosiasikan pernyataan Jokowi itu ke Ganjar.

"Kalau adanya mengasosiasikan itu dengan Ganjar, ya itu hak seseorang untuk mengasosiasikan, gitu," ujarnya.

"Tapi, kami memaknai bahwa, hampir semua pemimpin ini rambutnya sudah mulai memutih karena memikirkan rakyat, memikirkan bangsa, memikirkan negara," sambungnya.

Soal Pemimpin Rambut Putih di Nusantara Bersatu, Direktur PPI: Fix 1.000 Persen Jokowi Endorse Ganjar

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati