•  

logo


Uni Eropa Tidak Pernah Berniat Embargo Gas Rusia

Juru bicara Komisi Eropa menegaskan bahwa pihaknya hanya memberlakukan pembatasan terhadap pasokan minyak Rusia, dan tidak mengembargo pasokan gas Rusia

26 November 2022 13:38 WIB

Bendera Rusia dan Uni Eropa
Bendera Rusia dan Uni Eropa Sputniknews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Juru bicara Komisi Eropa Eric Mamer, pada Jumat (25/11) mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah mempertimbangkan untuk memberlakukan embargo terhadap pasokan gas Rusia.

"Kami telah mengambil langkah-langkah terkait minyak, minyak Rusia yang diangkut ke Uni Eropa melalui jaringan pipa dengan beberapa pengecualian kecil, ... tetapi kami tidak pernah mengumumkan larangan gas Rusia dan itu tidak berubah," kata Eric Mamer pada pengarahan tengah hari di Brussel, dikutip Anadolu Agency.

Saat ditanya tentang situasi terbaru tentang batas harga minyak Rusia, dia mencatat bahwa diskusi sedang berlangsung dan belum ada kesepakatan yang tercapai.


Pos Militer AS di Suriah Dihantam Rudal, Ulah Turki?

Uni Eropa sejauh ini juga gagal mencapai kesepakatan untuk membatasi harga minyak laut Rusia.

Sebelumnya pada hari Kamis, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan para anggota bekerja "dengan kecepatan penuh" dalam merancang paket sanksi anti-Rusia kesembilan dan akan "segera" menyetujui batas harga global minyak Rusia dengan G7 dan mitra utama lainnya.

Pemerintah Rusia sudah memperingatkan adanya "konsekuensi serius" untuk pasar energi global jika negara-negara Barat memberlakukan batasan harga pada minyak Rusia.

"Kami telah berulang kali mengatakan bahwa pengenalan batas atas harga untuk minyak Rusia adalah tindakan anti-pasar, itu mengganggu rantai pasokan, dan dapat secara signifikan memperumit situasi di pasar energi global," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova dalam pengarahan pada hari Kamis.

Ia menambahkan bahwa Rusia tidak akan mengirim pasokan minyak kepada negara-negara yang mendukung rencana pembatasan harga itu.

Menlu Ukraina Sebut Pihaknya Siap Lanjutkan Negosiasi Damai dengan Rusia, Asalkan...

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia