logo


KIB Ingin Usung Ganjar Pranowo, Pengamat: Sebagian Kadernya Akan Kabur

Keinginan itu akan membuat KIB semakin ditinggalkan kader

25 November 2022 19:59 WIB

Ganjar Pranowo
Ganjar Pranowo Twitter @ganjarpranowo

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga menyebut keinginan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) mengusung Ganjar Pranowo menjadi capres tampaknya akan sangat beresiko.

Keinginan itu akan membuat KIB semakin ditinggalkan kader dari partai masing-masing partai yang berkoalisi. Mereka akan kecewa berat karena tidak mengusung kadernya.

"Mereka juga akan semakin yakin KIB dibentuk bukan untuk mengusung kadernya. KIB dibentuk hanya untuk memenuhi hasrat oligarki mengusung Ganjar. Karena itu, mereka menjadi yakin KIB hanya menjadi sekoci Ganjar," kata Jamiluddin Ritonga di Jakarta, Jumat (25/11/2022).


Deklarasi Koalisi Usung Anies Batal, Demokrat Sebut Rakyat Nantikan Perubahan dan Perbaikan

Menurutnya kalau persepsi itu terbentuk di internal kader partai yang tergabung dalam KIB, maka mereka akan mencari sosok lain yang layak mereka dukung.

Gejala itu sudah terlihat di internal PAN dan PPP, yang secara vulgar menyatakan dukungan kepada Anies Baswedan. Mereka ini sudah tidak takut berbeda dukungan dengan elit partainya.

"Gejala yang sama juga sudah mengemukakan di Golkar. Diantara kadernya sudah ada yang akan mendukung Anies. Hanya saja mereka belum sevulgar kader PPP dan PAN dalam menyatakan dukungannya kepada Anies," tuturnya.

Dia berpendapat penolakan terhadap Ganjar akan semakin menguat bila KIB resmi mengusungnya. Para kader Golkar, PPP, dan PAN akan semakin banyak yang mengarahkan dukungan ke Anies atau capres lain.

"KIB nantinya bisa saja seperti kapal induk. Terlihat besar tapi penumpangnya sudah banyak yang angkat kaki," kata Jamiluddin.

"Akibatnya, KIB hanya tampak besar dan megah untuk mengusung capres. Hanya saja capres yang diusungnya berpeluang besar tidak dipilih kadernya," imbuh dia.

Sebelum hal itu terjadi, Jamiluddin menuturkan selayaknya KIB mengurungkan niatnya mengusung Ganjar. Sebab penolakan terhadap Ganjar di internal KIB, khususnya di grassrootnya begitu besar.

"Lebih baik KIB mengusung kader dari tiga partai koalisinya. Hal itu dimaksudkan untuk menjaga keutuhan KIB," tukasnya.

Bocorkan Alasan Deklarasi Koalisi Pengusung Anies Batal, PKS: Enggak Boleh Ada Pemodal Besar Menguasai Kita

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar