logo


Prada Indra Meninggal Dianiaya Senior, Jenderal Andika Tegaskan Hal Ini

Tindakan kepada Prada Indra bukan bentuk pembinaan!

25 November 2022 16:39 WIB

Jenderal TNI Andika Perkasa
Jenderal TNI Andika Perkasa ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa angkat bicara mengenai kematian seorang prajurit tamtama Komando Operasi Udara (Koopsud) III, Prada Muhammad Indra Wijaya.

Jenderal Andika menekankan penganiayaan yang dilakukan empat senior kepada Prada bukan bentuk pembinaan.

"Ini adalah tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan Prada Indra tewas. Jadi bukan pembinaan," kata Jenderal Andika, seperti dilansir dari detik.com, Jumat (25/11).


Mantap! Anggota TNI Berendam di Rawa Berhari-hari Demi Jaga KTT G20, Jenderal Andika Ungkap Hal Ini

Dia memastikan TNI AU telah memproses hukum empat senior yang sudah berstatus tersangka itu. Tak hanya tersangka, proses hukum juga menjerat pihak yang terlibat dalam aksi penganiayaan.

"Proses hukum terhadap semua pelaku tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan Prada Indra tewas ini sudah dimulai sejak hari Senin kemarin," ujar Jenderal Andika.

"Proses hukum dilakukan bukan hanya terhadap pelaku langsung penganiayaan, tapi juga terhadap semua yang membantu tindak pidana ini," tambahnya.

Sebelumnya, TNI AU menyampaikan, 4 oknum Komando Operasi Udara (Koopsud) III mengaku tak hanya menganiaya Prada Indra. Keempat oknum yang sudah jadi tersangka pembunuhan itu juga menganiaya 6 rekan seangkatan korban.

Disinggung Soal Calon Penglima TNI Pengganti Andika, Dasco: Kita Bukan Peramal

Halaman: 
Penulis : Iskandar