logo


Farhat Abbas Sebut Ferdy Sambo Bisa Dapat Keringanan Hukuman, Begini Penjelasannya

Ferdy dinilai bisa memperoleh keringanan hukuman bila tindakannya didasari spontanitas karena istrinya dilecehkan.

25 November 2022 14:00 WIB

Farhat Abbas
Farhat Abbas instagram.com/farhatabbasofficial

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pengacara kontroversial Farhat Abbas menilai terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo bisa mendapat keringanan hukuman. Hal itu dapat terjadi bila eks Kadiv Propam Polri itu bertindak karena istrinya, Putri Candrawathi dilecehkan oleh Brigadir J.

"Jika benar istri FS mengalami kekerasan seksual oleh Brigadir J maka inilah motif utamanya. Perbuatan FS dapat dimaklumi (karena marah) dan dapat jadi alasan meringankan (hukuman)," kata Farhat, seperti dilansir dari jpnn.com, Kamis (24/11).

Dari motif tersebut, Farhat menyebut Ferdy Sambo berpotensi terlepas dari tuduhan pembunuhan berencana.


Surya Paloh Respons Fahri Hamzah soal 'Bandar' Belum Sepakat, Bawa-bawa Nama Sambo

"Melainkan kasus hukum ini adalah terjadinya hubungan kekerasan seksual yang gagal atau digagalkan oleh kematian diduga pelaku," jelas lelaki 46 tahun itu.

Mantan suami Nia Daniaty itu menambahkan, terdapat kekeliruan pada LPSK yang justru menyudutkan Putri.

"Malah LPSK menjadikan Richard Eliezer sebagai justice collaborator supaya lolos dari hukuman berat. Idealnya tidak perlu, cukup majelis hakim yang mempertimbangkan hal-hal meringankan," ujar Farhat.

Diketahui, kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (J) yang didalangi Ferdy Sambo menjadi sorotan publik dalam beberapa bulan terakhir. Bahkan Presiden Jokowi telah menginstruksikan agar kasus tersebut dikuak sebenar-benarnya.

Saat ini Ferdy Sambo dan terdakwa lainnya, yakni Putri Candrawathi, Richard Eliezer, Ricky Rizal, serta Kuat Ma’ruf telah disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).

Selain menghabisi nyawa Brigadir J, Ferdy Sambo juga terseret kasus penghalangan penyidikan hukum terkait perusakan barang bukti, seperti kamera CCTV, dan merekayasa keterangan.

Hotman Paris Ikut Buka Suara soal Kasus Video 16 Menit Kebaya Merah

Halaman: 
Penulis : Iskandar