•  

logo


Sule Tertawakan Miras Minuman Rasulullah, PA 212: Kalau Tidak Klarifikasi, Kami Laporkan!

Novel Bamukmin mengaku akan melaporkan Sule ke polisi apabila tidak memberikan klarifikasi.

22 November 2022 13:40 WIB

Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Bamukmin, usai menjadi pembicara dalam diskusi publik ‘Narasi Politik Reuni 212’ yang diselenggarakan oleh Jitunews.com, Jumat (30/11).
Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Bamukmin, usai menjadi pembicara dalam diskusi publik ‘Narasi Politik Reuni 212’ yang diselenggarakan oleh Jitunews.com, Jumat (30/11). Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin meminta agar komedian Sule memberikan klarifikasi terkait dirinya yang menertawakan miras sebagai minuman Rasulullah yang disampaikan oleh budayawan Budi Dalton.

"Kami masih menunggu iktikad baik Sule untuk memberikan klarifikasinya secara langsung atas tertawanya atas dugaan penistaan terhadap agama islam ketika disebut 'Miras eta teh minumannya Rasulullah' oleh Budi Dalton," kata Novel seperti dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (22/11/2022).

Novel Bamukmin mengaku akan melaporkan Sule ke polisi apabila tidak memberikan klarifikasi.


Novel PA 212 Polisikan Budi Dalton soal Dugaan Penistaan Agama, Sule juga Bakal Dijerat

"Kalau tidak (klarifikasi) maka akan melaporkan Sule. Tanpa kami laporkan, kemungkinan polisi akan memanggil Sule sebagai saksi dan bisa jadi menjadi tersangka," ujarnya.

Sementara itu, Novel Bamukmin menyebut pihaknya telah melaporkan Budi Dalton ke polisi dengan pasal penistaan agama karena menyebut miras sebagai minuman Rasulullah.

--/breal

Sebelumnya, Budi Dalton menyampaikan permohonan maafnya ke masyarakat. Ia menyebut video terkait miras minuman Rasulullah dibuatnya tiga tahun lalu dan dirinya sudah berkali-kali membuat klarifikasi.

"Bagi yang pernah menonton potongan film itu sekali lagi saya minta maaf, video itu saya buat kurang lebih 3 tahun lalu dan saat itu saya sudah membuat beberapa klarifikasi," jelas Budi Dalton.

"Apa yang saya ucapkan di situ tidak seperti apa yang kita tonton. Saya di bidang sastra saya ingin menghilangkan dogma dengan narasi negatif menjadi positif hanya saja dalam contohnya saya kurang tepat," sambungnya.

Ia mengatakan bahwa pernyataannya itu tidak bermaksud untuk merendahkan pihak lain. Ia lantas menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang telah tersinggung dengan pernyataannya.

"Saya mohon maaf kepada siapa pun yang tersinggung saya akan bisa menjelaskannya sedetail apapun," tandasnya.

 

Minta Maaf Usai Sebut Miras Minuman Rasulullah, Budi Dalton: Video Saya Buat 3 Tahun Lalu

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati