•  

logo


Demokrat, NasDem, dan PKS Deklarasi Koalisi Perubahan sebelum 2023, Dibarengi Pengumuman Cawapres untuk Anies

Deklarasi itu dibarengi dengan pengumuman cawapres pendamping Anies.

19 November 2022 12:16 WIB

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertemu para petinggi PKS, Partai NasDem dan Partai Demokrat
Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertemu para petinggi PKS, Partai NasDem dan Partai Demokrat Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Koalisi Perubahan yang terdiri dari Partai Demokrat, NasDem, dan PKS akan dideklarasikan sebelum 2023. Ketiganya diketahui telah sepakat mengusung Anies Baswedan pada Pilpres 2024.

"Ya sebelum tahun 2023 lah (deklarasi koalisi)," kata Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (BPOKK) Demokrat Herman Khaeron di Jakarta, Jumat (18/11).

Herman mengungkapkan deklarasi koalisi itu dibarengi dengan pengumuman cawapres yang mendampingi Anies di Pilpres. Dia menyebut pihaknya tetap mengajukan Ketum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).


NasDem Buka Peluang Gibran Dampingi Anies di Pilpres, Demokrat Ungkap Kekecewaan

Dia yakin duet Anies-AHY akan jadi lawan kuat. Hal ini didasari hasil survei yang mengunggulkan mereka.

"Ini adalah perspektif, ini bisa jadi bahan pertimbangan nanti di koalisi untuk menentukan siapa calon wakil presidennya Anies," ujar Wakil Ketua Komisi IV DPR RI itu.

Sejatinya Partai NasDem, PKS, dan Partai Demokrat berencana mendeklarasikan Koalisi Perubahan pada 10 November 2022, atau bertepatan dengan Hari Pahlawan. Namun rencana itu tidak terlaksana karena ketiganya ingin mempersiapkan koalisi sematang mungkin.

"Kami lagi lawan oligarki, ini enggak boleh ada pemodal besar yang menguasai kita, makanya kita lagi menggalang format gerakan," kata politikus PKS Mardani Ali Sera dalam diskusi 'Menakar Proses Kandidat Capres 2024 dan Siapa Paling Berpeluang?', di Kantor KMI, Jakarta, Kamis (10/11).

Pertemuannya dengan Gibran Bikin NasDem dan Demokrat Tegang, Anies: Tak Ada yang Khusus

Halaman: 
Penulis : Iskandar