logo


Kharisma Jati Pria Diduga Hina Ibu Negara Minta Maaf ke Keluarga Besar Presiden, Tapi Tidak untuk Fanatik Rezim

Kharisma Jati mengaku siap menerima sanksi yang adil dan setimpal.

18 November 2022 12:04 WIB

Kharisma Jati, pria yang diduga menghina Ibu Negara RI, Iriana Widodo
Kharisma Jati, pria yang diduga menghina Ibu Negara RI, Iriana Widodo Facebook Kharisma Jati

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pengguna akun Twitter @KoprofilJati atau pria bernama Kharisma Jati baru-baru ini menjadi sorotan usai membuat unggahan yang dinilai mengandung unsur penghinaan terhadap Ibu Negara RI, Iriana Widodo.

Seorang yang berprofesi komikus dan ilustor itu dibanjiri hujatan di berbagai platform setelah unggahannya itu tersebar.

Tak mau masalah berlarut-larut, Kharisma Jati menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Presiden Joko Widodo, Iriana, dan keluarga besar kepresidenan. Ungkapan minta maaf Jati diunggah lewat akun Facebook-nya.


Terlalu! Akun @KoprofilJati Bikin Cuitan yang Diduga Hina Ibu Negara, Untung Kaesang Bisa Tahan Diri

“Dengan ini saya, Kharisma Jati, meminta maaf kepada Keluarga Besar Presiden RI atas unggahan saya di media sosial yang menyinggung perasaan anggota keluarga Bapak Presiden Joko Widodo, termasuk kerabat; staf; dan pejabat di lingkungan kepresidenan,” kata Jati, dikutip Jumat (18/11/2022).

“Permintaan maaf ini saya nyatakan dengan tulus dari lubuk hati yang paling dalam, tanpa unsur keterpaksaan maupun kepura-puraan,” lanjutnya.

Lelaki yang berdomisili di Bantul, Yogyakarta itu mengaku siap menerima sanksi yang adil dan setimpal bila pihak keluarga Jokowi mengadakan tuntutan hukum.

“Namun tidak ada sedikitpun permintaan maaf saya terhadap para pendukung fanatik rezim ini, yang merasa bisa berbuat sesukanya sendiri tanpa mengindahkan moral dan etika, karena saya bukan penjilat; pembeo; maupun perundung, dan tidak sedikitpun saya membenarkan perbuatan semacam itu,” jelas Jati.

Menurut Jati, fitnah dan ujaran kebencian yang diproduksi loyalis rezim hanya mencerminkan arogansi dan kemunafikan mereka.

“Demikian surat terbuka ini dibuat dengan penuh kesadaran tanpa paksaan dari pihak manapun,” pungkas pria 36 tahun itu.

Tagar RIPTwitter Melambung, Buntut Elon Musk Tutup Kantor

Halaman: 
Penulis : Iskandar