•  

logo


Saling Bantah UOB Kay Hian Sekuritas Dengan Nasabah Soal Dugaan Penipuan, Kuasa Hukum Korban Bongkar Bukti Transfer

Kuasa Hukum Korban mengeluarkan bukti transfer

16 November 2022 19:02 WIB

Bukti Transfer nasabah PT UOB Kay Hian Sekuritas ke rekening UOB Kay Hian Sekuritas, bukan ke atas nama perseorangan atau pihak lain
Bukti Transfer nasabah PT UOB Kay Hian Sekuritas ke rekening UOB Kay Hian Sekuritas, bukan ke atas nama perseorangan atau pihak lain Istimewa

 
Andreas juga mengaku sudah mencoba berkomunikasi dengan pihak UOB Kay Hian. Ia meminta waktu untuk bertemu langsung bersama klien-kliennya guna membahas masalah ini.  
 
"Namun untuk mengklarifikasi semua itu kan dibilang dari lawyer-nya PT UOB Kay Hian tersebut dibilang mereka tidak pernah menutup komunikasi hari ini saya sudah mencoba untuk melakukan komunikasi dengan pihak UOB Kay Hian dimana kami meminta waktu untuk duduk bebarengan dengan klien-klien kami yaitu nasabah mereka," tuturnya.  
 
"Kalau misalkan memang mereka itu terlibat dalam nomini atau oknum, ya mereka siap menanggung risikonya. Tetapi yang kami minta itu adalah dari awal sebenarnya duduk bareng dulu untuk menentukan bahwa bener nggak ini nasabah-nasabah UOB Kay Hian atau bukan," lanjutnya.
 
Andreas mengatakan bahwa rekening kliennya diblokir oleh pihak UOB Kay Hian Sekuritas tanpa alasan. Ia menginginkan ada jalan tengah dari permasalahan ini.
 
"Karena kenapa jangan semerta-merta rekening mereka itu diblokir karena berdasarkan portofolio yang diberikan setiap bulan kepada nasabah-nasabah tersebut itu ada duitnya ada di sini," katanya.
 
"Kalau bisa cari jalan tengah secara kekeluargaan itu akan lebih indah lebih wise," lanjutnya.
 
Andreas mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah menuduh PT UOB Kay Hian Sekuritas melakukan investasi bodong. Pihaknya mempermasalahkan soal pemblokiran dana nasabah tanpa izin dan tanpa alasan.
 
"Terakhir dari saya adalah kami tidak pernah menuduh atau menduga PT UOB Kay Hian itu melakukan investasi bodong yang kami duga adalah UOB Kay Hian itu memblokir dana nasabah tanpa izin dan tanpa alasan padahal mereka itu pure nasabah," jelasnya.
 
Halaman: 
Penulis : Nugroho Sis Gunarto