•  

logo


Gegara Koreksi Cuitan Elon Musk, Engineer Twitter Dipecat

Frohnhoefer berniat meluruskan pernyataan Musk tapi inilah yang terjadi.

15 November 2022 18:01 WIB

Elon Musk, CEO Tesla
Elon Musk, CEO Tesla istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Eric Frohnhoefer mengalami nasib buruk seperti ribuan karyawan Twitter lainnya. Engineer platform burung biru itu dipecat imbas mengoreksi cuitan bos Twitter, Elon Musk.

Kejadian bermulai dari Musk yang meminta maaf kepada seluruh pengguna menyusul lambatnya layanan Twitter di berbagai negara.

Menurut Musk, hal itu terjadi lantaran pengaturan sistem remote procedure call (RPC) yang kurang baik, sehingga Twitter harus menghubungi server berulang kali dan menantikan respons dari setiap permintaan itu.


Elon Musk Beli Twitter, Joe Biden Malah Khawatir

Frohnhoefer menilai ujaran Musk itu tak tepat. "Saya sudah menghabiskan enam tahun mengerjakan Twitter for Android dan bisa mengatakan kalau ini salah," tulisnya menanggapi kicauan Musk.

Twitter, jelas Frohnhoefer, tak menggunakan RPC. Ia menekankan bahwa aplikasi Twitter hanya akan membuat 20 permintaan di latar saat pertama dibuka.

Musk tak terima dan mendebatnya. Ia bilang kalau saat seseorang menggunakan aplikasi Twitter, ada 1200 microservices yang berjalan.

Membalas hal itu, Frohnhoefer mengoreksi bahwa jumlah permintaan microservices yang dibutuhkan untuk membuka timeline bukan 1200, melainkan hanya sekitar 200.

Debat ini tak berakhir singkat, kendati banyak orang melihatnya. Pada akhirnya, Musk menutup perdebatan dengan menyebut "Dia dipecat".

Salat Gerhana Bulan Sangat Dianjurkan bagi Umat Islam, Simak Tata Caranya

Halaman: 
Penulis : Iskandar