•  

logo


Pertamina Dukung Pengembangan Desa Berbasis Ecowisata Melalui Energizing Walahar Community

Pertamina telah melaksanakan program TJSL Pesona Walahar Creative Destination (Nawacita) sejak tahun 2020.

2 November 2022 12:12 WIB

Kegiatan “Energizing Walahar Community” dengan tema Memberikan Akses Energi Bersih untuk Menggerakkan Ekonomi.
Kegiatan “Energizing Walahar Community” dengan tema Memberikan Akses Energi Bersih untuk Menggerakkan Ekonomi. Istimewa

KARAWANG, JITUNEWS.COM – Pertamina melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Energi Berdikari terus mendukung kemandirian masyarakat, termasuk pada pelaksanaan kegiatan “Energizing Walahar Community” dengan tema Memberikan Akses Energi Bersih untuk Menggerakkan Ekonomi.

Kegiatan ini berkolaborasi dengan komunitas Society of Renewable Energy (SRE) dalam pemasangan PLTS di Desa Walahar, Karawang, Jawa Barat, pada selasa (1/11).

Selain itu, dikembangkan juga energi alternatif pemanfaatan sampah eceng gondok yang sangat melimpah di area ekowisata danau cinta menjadi energi alternatif biomassa yang menghasilkan biogas.


Wow, 2.000 Pengunjung Padati Soft Opening Waterpark De Keraton Bay!

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai kelompok usaha mitra binaan PT Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading (C&T) Regional Jawa Bagian Barat (JBB) Fuel Terminal Cikampek. Sebanyak 60 peserta berpartisipasi pada program workshop dengan materi pengoperasian solar panel dan pembuatan konten digital marketing di sosial media.

Untuk diketahui, Pertamina telah melaksanakan program TJSL Pesona Walahar Creative Destination (Nawacita) sejak tahun 2020. Program ini diinisiasi sebagai usaha Pertamina untuk mendukung kemandirian dari masyarakat Desa Cinta Ecowisata Walahar, Karawang, dalam mengembangkan berbagai potensi dan sumber daya lokal seperti eceng gondok, kopi, ukiran kayu, dan pengolahan limbah wisata.

Guna meningkatkan akses energi bersih, Pertamina tahun ini berkolaborasi dengan SRE dalam pemasangan PLTS di Walahar dengan kapasitas 2,2 kWp yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik bagi kegiatan operasional ecowisata danau cinta yang terdiri dari Workshop, Gallery UMKM, Coffee & Resto.

Kegiatan tersebut dihadiri Manager CSR PT Pertamina (Persero) Dian Hapsari Firasati, Pjs. Fuel Terminal Manager Cikampek Febriansyah; Kepala Seksi Pencemaran Udara dan Iklim Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Karawang Sri Mukti; Kepala Seksi Pengembangan Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karawang Wildan Kustiadi’ Kepala Badan Permusyawarahan Desa Walahar Shihabudin; Sobat Bumi Pertamina dan UMK serta Kelompok Walahar.

Manager CSR PT Pertamina (Persero), Dian Hapsari Firasati mengatakan pihaknya hadir di tengah masyarakat memberikan energi bersih untuk kemandirian ekonomi yang berkelanjutan, khususnya pada program solar panel untuk masyarakat Desa Walahar, Karawang.

Aktivitas edukasi, lanjut Dian, diharapkan bisa menginspirasi masyarakat untuk memanfaatkan energi bersih dan inovatif dalam mempromosikan produk UMKM mereka.

“Harapannya dengan terselenggaranya kegiatan ini dapat menjadi motor penggerak bagi kemandirian perekonomian masyarakat di Desa Walahar melalui inovasi, salah satunya adalah energi bersih yang dihasilkan oleh solar panel,” kata Dian dalam sambutannya.

Sementara itu, Sri Mukti mengatakan Desa Walahar dikenal dengan berbagai produk UMKM yang dihasilkan dan ramah lingkungan sehingga memperkuat pesan keberlanjutan dari integrasi lingkungan dan masyarakat desa.

“Kami dengan bangga mengatakan bahwa Desa Cinta Eco-wisata Walahar dapat menjadi desa percontohan desa ekowisata yang berkelanjutan dan inovatif dalam memanfaatkan energi bersih dari solar panel,” ungkap Sri.

Selanjutnya, Pjs. Fuel Terminal Manager Cikampek Febriansyah menjelaskan, penyelenggaraan Energizing Walahar Community bertujuan untuk memberikan edukasi terkait energi baru terbarukan sebagai sumber energi digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

“Sebagai contoh, pada lokasi yang saat ini kita semua berada di Ecowisata Danau Cinta ini telah menggunakan energi baru terbarukan yang bersumber dari energi sinar matahari yang dikonversikan menjadi listrik, dan energi biomassa dengan material utama sampah eceng gondok yang dikonversi menjadi gas,” terang Yudha.

Pada kesempatan itu juga, diserahkan santunan kepada 60 anak yatim dari 3 Yayasan yang berlokasi di sekitar fasiitas Fuel Terminal Cikampek, yaitu Yayasan Al Hasan, Nurtijani, dan Yapinuri.

Secara terpisah, Area Manager Communication, Relations, & CSR Jawa Bagian Barat PT Pertamina Patra Niaga, Eko Kristiawan menyampaikan, “pelaksanaan kegiatan tersebut sejalan dengan tujuan program TJSL Pertamina dalam mengimplementasikan ESG (Environment, Social, Governance) serta pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), pada poin 7 (Energi Bersih), poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dan poin 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab),” kata Eko.

Lama Ditutup untuk Pengunjung, Pantai "Tersembunyi" di Indramayu Ini Kembali Dibangun

Halaman: 
Penulis : Iskandar