•  

logo


Sebut Fun Football PSSI dan FIFA Blunder Fatal, PSTI: Harusnya Kunjungi Korban Kanjuruhan

PSTI menyebut PSSI dan FIFA seharusnya menunjukkan sikap empati dengan mengunjungi korban Kanjuruhan.

20 Oktober 2022 08:51 WIB

PSSI
PSSI Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Paguyuban Suporter Timnas Indonesia (PSTI) mengkritik fun football yang dilakukan oleh Ketum PSSI M Iriawan (Iwan Bule) dan Presiden FIFA Gianni Infantino. Ia menyebut fun footballl itu sebagai tindakan yang blunder.

"Fun Football PSSI dan FIFA blunder fatal. Ini menunjukkan kurangnya empati dari keduanya," ujar Ketua Umum PSTI Ignatius Indro kepada wartawan, Rabu (19/10/2022).

Indro mengatakan fun football itu diselenggarakan di waktu yang tidak tepat. Ia menyebut PSSI dan FIFA seharusnya menunjukkan sikap empati dengan mengunjungi korban Kanjuruhan.


Ketum PSSI dan Presiden FIFA Bermain Bola, Komnas HAM Ajak Hormati Korban Tragedi Kanjuruhan

"Seharusnya PSSI mengajak Presiden FIFA mengunjungi korban di Kanjuruhan Malang, baik keluarga korban meninggal atau yang masih dirawat di rumah sakit. Juga masih ada yang kritis," ujarnya.

Atas hal itu, Indro menyebut kepercayaan publik terhadap PSSI semakin hilang. PSSI, kata dia, harusnya lebih peka dalam menghadapi tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang.

"Apalagi rekomendasi TGIPF juga sudah meminta ketum dan exco (eksekutif komite PSSI, red) mundur. Itu tentu membuat semakin kehilangan kepercayaan dari banyak pihak," ucap dia.

"PSSI harusnya lebih peka dengan hal tersebut. Lebih mengurusi korban paling tidak itu yang lebih baik dilakukan," pungkasnya.

Iwan Bule Main Bola di Tengah Duka Tragedi Kanjuruhan, Susi Pudjiastuti: Empati di Mana?

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati