logo


Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Ini Respons Dirut PT LIB

Persyaratan fungsi LIB belum mencukupi

7 Oktober 2022 06:38 WIB

Akhmad Hadian Lukita
Akhmad Hadian Lukita Dok. PT. LIB

MALANG, JITUNEWS.COM - Polri telah menetapkan 20 anggota sebagai pelanggar etik dan 6 tersangka dalam tragedi Kanjuruhan, Malang. Salah satu tersangka yang telah ditetapkan adalah Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita.

Lukita berharap peristiwa di Kanjuruhan menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak.

"Mohon doanya. Kami berharap peristiwa kemarin menjadi pelajaran berharga bagi semuanya," kata Lukita dalam keterangannya seperti diberitakan Detikcom, Jumat (7/10).


Kapolri Sebut Pelaku Tragedi Kanjuruhan Kemungkinan Bisa Bertambah

Lukita menghormati proses hukum yang berlaku dan akan mengikuti tahap yang akan dilalui.

"Kami akan menghormati proses hukum yang berlaku dan akan mengikuti tahap-tahap proses yang akan dilalui berikutnya," ucapnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa persyaratan fungsi LIB belum mencukupi.

"Bertanggung jawab untuk memastikan setiap stadion memiliki sertifikasi layak fungsi. Namun pada saat menunjuk stadion, LIB persyaratan fungsinya belum mencukupi dan menggunakan hasil verifikasi tahun 2020," kata Sigit di Malang, Kamis (6/10).

"Kita melakukan olah TKP. Berdasarkan hasil pendalaman, ditemukan bahwa PT LIB selaku penyelenggara Liga 1 tidak melakukan verifikasi terhadap Stadion Kanjuruhan," beber Sigit.

Kabag Ops Polres Malang Jadi Tersangka, Tahu Larangan FIFA soal Gas Air Mata tapi Tak Mencegah

Halaman: 
Penulis : Admin