logo


Tetapkan Enam Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Kapolri Sebut Salah Satunya Ketua Panpel Arema FC

Kapolri sebut penetapan tersangka terkait tragedi Kanjuruan dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan oleh tim investigasi.

7 Oktober 2022 03:30 WIB

Foto : istimewa
Foto : istimewa

MALANG, JITUNEWS.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa pihaknya telah menetapkan enam tersanga terkait tragedi Kanjuruhan, Malang.

Ia menyampaikan bahwa penetapan tersangka terkait tragedi yang menewaskan ratusan orang di Stadion Kanjuruan itu dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan oleh tim investigasi.

"Enam tersangka," kata Kapolri dalam konferensi pers di Mapolres Malang Kota, Kamis (6/10/2022).


ARMY Indonesia Galang Dana untuk Korban Kanjuruhan, Terkumpul Lebih dari Rp447 Juta

Kapolri lantas membeberkan identitas enam tersangka tersebut, salah satunya yakni Direktur LIB Ahkmad Hadian Lukita.

"AHL, Yang bertanggung jawab terhadap tiap stadion untuk memiliki sertifikat layak fungsi, tapi saat menunjuk (Stadion Kanjuruhan), persyaratan belum dicukupi," ungkap Kapolri.

Kemudian tersangka kedua yakni Abdul Haris selaku Ketua Panpel Arema FC, Suko Sutrisno selakau Security Officer Arema, dan sisanya dari unsur kepolisian yang memerintahkan penembakan dengan gas air mata.

"Saudara H, anggota Brimob Polda Jatim. Yang bersangkutan memerintahkan anggota untuk menembakkan gas air mata," ujar Kapolri.

"BS, Kasat Samapta Polres Malang memerintahkan anggota menembakkan gas air mata," sambungnya.

Kapolri mengatakan bahwa tersangka terakhir yakni WS yang mengetahui larangan penggunan gas air mata namun tidak melakukan pencegahan.

"WS mengetahui terkait adanya aturan FIFA mengenai larangan gas air mata. Namun yang bersangkutan tidak mencegah atau melarang pemakaian gas air mata,"  bebernya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa tim investigasi telah memeriksa 48 saksi terkait tragedi Kanjuruhan. 31 diantaranya merupakan personel polri.

Tragedi Kanjuruhan, Koalisi Masyarakat Sipil: Akumulasi Kegagalan Reformasi di Tubuh TNI dan Polri

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati