logo


Setuju Baim Wong-Paula Dipidana Buntut Prank KDRT, Komisi III DPR: Mereka Melecehkan Hukum

Anggota Komisi III DPR Fraksi PKB Rano Al Fath menyebut Baim Wong dan Paula telah melecehkan hukum yang berlaku di Indonesia

6 Oktober 2022 08:33 WIB

Baim Wong dan Paula Verhoeven
Baim Wong dan Paula Verhoeven instagram.com/paula_verhoeven

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi III DPR Fraksi PKB Rano Al Fath  mengaku setuju dengan tindaklanjut laporan terkait prank KDRT yang dilakukan oleh pasangan seleberiti Baim Wong dan Paula Verhoeven. Ia menyebut keduanya pantas diproses pidana karena laporan palsu soal KDRT termasuk bentuk penipuan.

"Saya setuju untuk ditindaklanjuti, proses pidana sekalian dengan pasal 317, 220 atau 242 KUHP sesuai sejauh apa perbuatannya. Apalagi sekarang penegak hukum sedang menanggung beban yang luar biasa berat," kata Rano kepada wartawan, Rabu (5/10/2022).

"Banyak kasus-kasus yang perlu perhatian dan penanganan khusus oleh Polri tapi duo artis ini tidak berpikir panjang untuk melakukan apa yang pada dasarnya sudah termasuk penipuan atau laporan palsu," sambungnya.


Trauma, Lesti Kejora Ogah Satu Atap sama Rizky Billar

Ia menyebut Baim Wong dan Paula telah melecehkan hukum yang berlaku di Indonesia. Ia heran dengan keduanya yang mempermainkan Institusi Polri demi meraup keuntungan.

"Selain insensitif terhadap kasus KDRT yang sangat real terjadi di masyarakat bahkan ada yang sampai menelan korban jiwa, apa yang dilakukan Baim-Paula ini juga melecehkan hukum. Seakan-akan hukum bisa dipermainkan sebagai alat mencari-cari viewer atau konten hiburan semata," bebernya.

Lebih lanjut, ia mendorong tindakan tegas kepada Baim Wong dan Paula Verhoeven. Ia tidak ingin kejadian serupa terulang kembali.

"Semoga ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua, atau yang bergerak pada bidang hiburan untuk lebih berhati-hati dalam membuat konten. Ada batas-batas yang tidak boleh dilampaui dan ada integritas yang harus dijaga," pungkasnya.

Komnas Perempuan Nilai Konten Prank KDRT Baim-Paula Lukai Perasaan Korban

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati