logo


Komnas Perempuan Nilai Konten Prank KDRT Baim-Paula Lukai Perasaan Korban

Korban yang mengalami KDRT justru harus diberikan empati, simpati, dukungan.

5 Oktober 2022 17:31 WIB

Baim Wong dan Paula Verhoeven
Baim Wong dan Paula Verhoeven instagram.com/paula_verhoeven

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komnas Perempuan Dewi Kanti Setianingsih menyesalkan ulah pasangan suami istri, Baim Wong dan Paula Verhoeven terkait konten gurauan atau prank lapor polisi kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Dewi menilai aksi itu tidak pantas. Sebab, hal itu sangat berpotensi melukai perasaan korban.

"Sangat melukai perasaan korban yang betul-betul mengalami," kata Dewi, Selasa (4/10), dilansir dari jpnn.com.


Tak Tolerir Pelaku KDRT, Indosiar Resmi Pecat Rizky Billar

Mestinya, kata Dewi, Baim-Paula memberi dukungan kepada korban. Pasalnya tak mudah bagi korban untuk mengungkapkan apa yang dialaminya.

"Korban yang mengalami KDRT justru harus diberikan empati, simpati, dukungan, terutama untuk mereka agar bisa bersuara dan mencari perlindungan," jelasnya.

Sekali lagi, Dewi menekankan kepada siapapun agar tidak menjadikan korban KDRT sebagai bahan guyonan.

“Situasi korban yang mengalami KDRT tidak mudah," tegasnya.

Baim Wong sendiri sudah meminta maaf atas konten prank KDRT yang ia buat. Selain itu, ia juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah menegurnya.

“Maafkan saya dan keluarga. Semoga ke depannya menjadi lebih baik. Terima kasih teguran dan pembelajarannya,” ujarnya lewat akun Instagram @baimwong.

Meski begitu, polisi membuka kemungkinan untuk memanggil Baim Wong. Sebab, ulah Baim itu dinilai menjurus pada tindak pidana.

Kasie Humas Polres Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi menyebut konten Baim mengarah ke laporan palsu yang diatur dalam Pasal 220 KUHP.

“220 (Pasal 220 KUHP) soal laporan palsu, mengarah betul. Pidana itu, karena dia bohong, lain kalau betulan,” kata Nurma, seperti dilansir dari cnnindonesia.com.

Baim Wong dan Paula Akan Dipanggil, Polisi Gali Motif Pembuatan Konten Prank KDRT

Halaman: 
Penulis : Iskandar