logo


Banjir Merata Tempat di Jakarta, Golkar: Tanda-tanda Alam Tidak Berpihak Pencapresan Anies Baswedan

Ini seolah kode alam dari Tuhan bahwa jabatan bukan main main.

5 Oktober 2022 10:54 WIB

Ketua DPP Partai Golkar, Lamhot Sinaga
Ketua DPP Partai Golkar, Lamhot Sinaga Jitunews.com/herumuawin

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Ketua DPP Partai Golkar Lamhot Sinaga mengatakan bahwa tanda tanda alam sudah terlihat hari ini, sehari setelah deklarasi Partai Nasdem ibukota langsung dihajar banjir.

"Ini seolah kode alam dari Tuhan bahwa jabatan bukan main main. Pemilu masih jauh lebih baik kita sekarang fokus membantu rakyat, kita ini pelayan rakyat. Mungkin itulah yang ingin disampaikan Tuhan kepada pemimpin Ibukota saat ini, ujar Lamhot di Jakarta, Rabu malam (4/10/2022).

Selain itu, Wakil Ketua Kosgoro 1957 ini juga menyoroti, pemilihan hari deklarasi yang masih dalam suasana berkabung tragedi kanjuruhan Malang.


NasDem Resmi Capreskan Anies, Nafa Urbach Kena Imbas

Menurutnya kurang elok rasanya, deklarasi dukungan kepada Anies Baswedan dilakukan saat Indonesia sedang berduka atas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang.

"Ini tragedi kedua terbesar sepanjang sejarah setelah Peru, dunia Internasional juga berduka tapi di negeri sendiri kita malah sibuk copras capres," kata dia.

Dia mengungkapkan dalam demokrasi itu sah sah saja dilakukan, tetapi bagi Golkar hal itu pantang dilakukan.

"Perintah Ketum Bapak Airlangga seluruh kader harus total membantu korban tragedi kanjuruhan Malang dan korban gempa bumi Tapanuli Utara," ujar Lamhot.

Terakhir Lamhot Sinaga mengatakan yang terpenting bagi Golkar dan KIB saat ini bagaimana membangun chemistry, soliditas dengan teman koalisi agar koalisi ini Konkret sampai 2024 nanti.

"Jangan sampai kita heboh deklarasi tapi pada akhirnya tidak memenuhi PT 20 % kan lucu," pungkasnya.

Diketahui  Jakarta dari sore hingga malam kemarin dikepung banjir.
Tujuh ruas jalan yang tergenang yaitu Jalan Pangeran Antasari di Cilandak, Jakarta Selatan dengan ketinggian air 20 cm; Jalan RS Fatmawati, Jakarta Selatan dengan ketinggian air 20 cm.

Kemudian, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan dengan ketinggian air 20 cm; Jalan Tegal Parang, Jakarta Selatan dengan ketinggian air 20 cm; Jalan Radin Inten II, Jakarta Timur dengan ketinggian air 20 cm.

Selanjutnya, Jalan Taman Mini I, Jakarta Timur dengan ketinggian 30 cm; dan Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur dengan ketinggian 45 cm.

Sementara itu, 16 RT yang terendam banjir di antaranya, tiga RT di Kelurahan Cipete Utara dengan ketinggian 100 cm. Menurut Isnawa tiga RT ini berbatasan langsung dengan Kali Krukut.

Surya Paloh Sebut Anies Terbaik, Ruhut PDIP Komentar Begini

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar