logo


Soal Dugaan Kelebihan Kapasitas di Stadion Kanjuruhan, PSSI: Tidak Jelas Jumlahnya

Erwin mengaku sulit menghitung jumlah pasti penonton di Stadioan Kanjuruhan

5 Oktober 2022 04:45 WIB

Persebaya bungkam Arema FC 3-2 pada pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022)
Persebaya bungkam Arema FC 3-2 pada pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) Antara/Moch Asim

MALANG, JITUNEWS.COM - Kelebihan kapasitas di Stadion Kanjuruhan, Malang menjadi salah satu hal yang disorot oleh pemerintah dalam tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang. Hal itu pun langsung direspon oleh Ketua Komite Disiplin (Komdis) PSSI Erwin Tobing.

Erwin mengaku sulit menghitung jumlah pasti penonton di Stadioan Kanjuruhan. Pasalnya, sebagain besar kursi penonton di tribune belum memiliki kursi tunggal atau single seat.

"Kenapa bisa begitu, karena tidak ada single seat. Beda dengan VIP yang punya single seat, jadi ada yang katakan 40 ribu, 45 ribu [orang]. Itu karena tidak ada single seat," kata Erwin dalam konferensi pers, Selasa (4/10/2022).


Berhenti jadi Host Liga 1 Pasca Tragedi Kanjuruhan, Ini Alasan Valentino Jebret

Ia tidak menjawab secara detail apakah Stadion Kanjuruhan kelebihan kapasitas penonton atau tidak. Ia hanya menyebut persoalan suporter disebabkan oleh panpel yang abai dengan jumlah penonton.

"Ini juga jadi kelemahan dan apa dasarnya bisa demikian. Itu kelemahan panpel sehingga bisa begitu," ujarnya.

Meski demikian, ia mengatakan bahwa kursi penonton menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh panitia pelaksana. Ia berharap kursi penonton bisa diganti menjadi single seat untuk memudahkan perhitungan.

"Ini jadi pelajaran agar selanjutnya tribune Kanjuruhan itu pakai single seat. Kelebihan kapasitas bisa dikatakan iya, bisa dikatakan tidak karena tidak jelas jumlahnya. Kalau di tempat lain jelas [jumlahnya] karena single seat. Itu satu hal yang perlu didiskusikan untuk berikutnya," pungkasnya.

Gibran soal Pertandingan Sepak Bola: Jangan Kemalaman

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati