logo


Elon Musk Beri Saran soal Penyelesaian Konflik Ukraina-Rusia, Moskow: Dia Mencari Hasil yang Damai

Jubir Kremlin memuji keinginan Elon Musk untuk menyelesaikan situasi konflik Ukraina-Rusia melalui jalur damai

4 Oktober 2022 23:30 WIB

Juru bicara Kepresidenan Rusia, Dmitry Peskov
Juru bicara Kepresidenan Rusia, Dmitry Peskov Sputniknews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada Selasa menolak untuk berbicara tentang semua topik terkait gagasan soal perang nuklir, termasuk uji coba senjata nuklir.

"Media Barat, politisi Barat, dan kepala negara sekarang memiliki banyak latihan tentang retorika nuklir. Kami tidak ingin mengambil bagian dalam ini," kata Peskov kepada wartawan pada konferensi pers di Moskow, dikutip Anadolu Agency.

Peskov mengingatkan bahwa doktrin militer Rusia hanya mengizinkan penggunaan senjata nuklir untuk kepentingan pertahanan.


Hindari Mobilisasi Parsial, Ratusan Ribu Warga Rusia Melarikan Diri ke Kazakhstan

Saat ditanya tentang dimulainya kembali pembicaraan damai antara Rusia dan Ukraina, Peskov mengatakan bahwa proses tersebut bisa dilakukan jika kedua belah pihak berniat untuk melakukannya, sedangkan pihak Ukraina saat ini menolak untuk berpartisipasi dalam proses tersebut.

"Kami sekarang akan menunggu baik perubahan posisi presiden (Ukraina) saat ini, atau kami akan menunggu presiden masa depan Ukraina, yang akan mengubah posisi demi kepentingan rakyat Ukraina," katanya.

Pada kesempatan itu, Peskov juga menanggapi inisiatif Elon Musk, yang menyarankan untuk mengadakan referendum ulang di empat bekas wilayah Ukraina, di bawah pengawasan dari PBB. Menurut Peskov, pemungutan suara sudah berlangsung dan orang-orang menyuarakan keinginan mereka.

Tetapi Peskov juga memuji keinginan Musk untuk menemukan penyelesaian damai untuk konflik tersebut, mencatat bahwa "tidak seperti banyak orang lain, dia (Musk) mencari hasil yang damai."

Dia menambahkan bahwa mencapai perdamaian di Ukraina tidak mungkin tanpa persetujuan Kyiv dengan kondisi Moskow, yang mencakup status netral Ukraina dan penolakan keanggotaan NATO.

Desak NATO Tingkatkan Bantuan Senjata kepada Kiev, Polandia: Ukraina Harus Memenangkan Perang Ini

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia