logo


Gibran soal Pertandingan Sepak Bola: Jangan Kemalaman

Pertandingan sepak bola alangkah baik bila diselenggarakan pada sore hari atau maksimal pukul 19.30 WIB.

4 Oktober 2022 18:12 WIB

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka Dok. Jitunews

SOLO, JITUNEWS.COM – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka turut menyoroti laga Arema FC versus Persebaya yang digelar terlalu malam, yakni pukul 20.30 WIB.

Diketahui, usai pertandingan tersebut, tercipta kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang yang mengakibatkan ratusan orang tewas.

Menurut Gibran, pertandingan sepak bola alangkah baik bila diselenggarakan pada sore hari atau maksimal pukul 19.30 WIB.


Tragedi Kanjuruhan, Pemerintah Diminta Pastikan RS dan Faskes Memberikan Perawatan Maksimal kepada Korban

Pertandingan bola jam 20.30 kuwi idene sopo to? Bengi men (Pertandingan bola jam 20.30 itu idenya siapa ya? Malam sekali)," tulisnya dalam bahasa Jawa via akun Twitter @Gibran_Tweet, dilihat Selasa (4/10).

"Lha opo panpel karo wasite meh nonton ikatan cinta sek to? (Apa panitia pelaksana dan wasitnya mau nonton [sinetron] Ikatan Cinta dulu to?” lanjutnya.

Tanding paling penak kuwi (tanding paling enak itu) sekitar jam 15.30 atau 19.30 [WIB],” tegas Gibran.

Pria yang karib disapa Mas Wali itu sekali lagi menekankan bahwa laga sepak bola mestinya digelar tidak terlalu malam.

Bal-balan ojo kebengen (sepak bola jangan kemalaman),” ujar Gibran.

Diketahui, Arema FC vs Persebaya kickoff pada Sabtu (1/10/2022) pukul 20.30 WIB. Dalam laga ini, Arema tumbang dengan skor 2-3.

Usai kekalahan ini, sejumlah suporter masuk ke lapangan. Tak lama berselang polisi merespons dengan tembakan gas air mata. Namun, tembakan tak hanya mengarah ke lapangan, melainkan ke tribun juga.

Alhasil suporter panik dan berusaha keluar untuk menghindari dampak gas air mata. Desak-desakan pun tak terelakkan. Tak sedikit dari mereka yang terinjak-injak dan mengalami sesak napas. Kejadian ini mengakibatkan banyak orang pingsan, bahkan meninggal dunia.

Sebenarnya, pihak kepolisian sudah meminta agar laga Arema FC vs Persebaya Surabaya digeser ke sore hari. Tapi, usulan itu ditolak oleh PT Liga Indonesia Baru.

Hal ini diketahui dari surat tertanggal 18 September 2022 yang ditandatangani langsung Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat. Surat ini merupakan rujukan atas surat Panpel Arema FC Nomor:014/PANPEL/ARM/IX/2022 tanggal 12 September 2022 perihal rekomendasi pertandingan dan bantuan keamanan pertandingan sepakbola antara Arema FC vs Persebaya Surabaya.

Polres Malang meminta laga ini dipercepat ke sore hari. Alasan dalam surat itu disebutkan murni karena keamanan.

"Sehubungan dengan rujukan di atas, bersama ini mohon bantuannya kepada Panpel Arema FC agar mengajukan surat permohonan perubahan jadwal pertandingan sepak bola BRI Liga 1 Tahun 2022 kepada PT. Liga Indonesia terkait rencana pertandingan sepak bola antara Arema FC vs Persebaya pada hari Sabtu tanggal 1 Oktober 2022 yang sedianya main pada pukul 20.00 WIB agar diajukan menjadi pada pukul 15.30 WIB dengan pertimbangan keamanan," demikian bunyi surat dari Kapolres Malang.

Berhenti jadi Host Liga 1 Pasca Tragedi Kanjuruhan, Ini Alasan Valentino Jebret

Halaman: 
Penulis : Iskandar