•  

logo


Berhenti jadi Host Liga 1 Pasca Tragedi Kanjuruhan, Ini Alasan Valentino Jebret

Valentino merasa bersalah karena tak jarang mengajak masyarakat untuk menyaksikan pertandingan sepak bola di stadion.

4 Oktober 2022 16:25 WIB

Valentino Jebret
Valentino Jebret instagram.com/radotvalent

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Valentino Simanjuntak—atau lebih dikenal Valentino Jebret—berhenti menjadi presenter pertandingan sepak bola Liga 1 Indonesia usai tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10) lalu.

“Untuk sepak bola nasional, gue mundur,” ujar Valentino saat menjadi bintang tamu di podcast Deddy Corbuzier, dilihat Selasa (4/10).

Peristiwa Kanjuruhan membuat Valentino merasa bersalah. Pasalnya, pria 40 tahun itu tak jarang mengajak pecinta sepak bola untuk menonton pertandingan secara langsung di stadion.


Wayne Rooney soal Tragedi Kanjuruhan: Miris Mendengarnya

“Yang buat gue sangat sedih, gue sering ngomong, ‘sekarang sepak bola Indonesia itu mengasyikkan, lo bisa nonton sama keluarga lo, jangan takut lagi. Stadion itu tempat yang ramah untuk family recreation’,” jelas Valentino.

Valentino menyampaikan pesan bernada ajakan itu dengan suatu alasan. “Karena beberapa musim terakhir, dengan semakin banyak wanita, ibu-ibu, anak-anak datang itu artinya mereka sudah merasa semakin secure untuk berada di stadion,” kata dia.

Terkait tragedi Kanjuruhan, Valentino tak bisa berhenti menyalahkan diri sendiri karena ajakan yang kerap ia lontarkan.

“Tapi dalam satu momen, ternyata terjadi tragedi seperti ini, apakah gue berdosa gak kalau gue ngomong kalau stadion sudah aman? Pada akhirnya stadion itu begini, mengerikan, untuk kejadian kemarin. Bukan saat pertandingan, tapi pada saat akhir pertandingannya,” terangnya.

Tragedi Kanjuruhan, Pemerintah Diminta Pastikan RS dan Faskes Memberikan Perawatan Maksimal kepada Korban

Halaman: 
Penulis : Iskandar