logo


Cadangan Gas Berkurang Drastis, Inggris Bakal Alami Krisis Pasokan Listrik selama Musim Dingin

Surat kabar The Times melaporkan bahwa Inggris akan mengalami kekurangan cadangan gas selama musim dingin, dimana hal itu akan berdampak terhadap pasokan listrik di negara tersebut

3 Oktober 2022 21:13 WIB

Big Ben, Inggris
Big Ben, Inggris istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Badan regulator energi Inggris, Ofgem, mengatakan bahwa beberapa pembangkit listrik di negara itu dapat berhenti beroperasi karena Inggris menghadapi kekurangan cadangan gas di tengah krisis energi.

Dalam sebuah laporan yang dirilis oleh The Times, Inggris dapat mengumumkan darurat pasokan gas yang dapat memutus pasokan ke beberapa pembangkit listrik berbahan bakar gas, sehingga hal tersebut ikut berdampak terhadap pasokan listrik.

"Pengumuman keadaan darurat kemungkinan akan meningkatkan ketakutan akan pemadaman karena Inggris bergantung pada pembangkit listrik berbahan bakar gas untuk bagian terbesar dari pasokan listriknya," demikian laporan The Times.


Badan Energi Denmark Sebut Kebocoran Gas pada Jalur Pipa Nord Stream Sudah Berhenti

Menurut aturan yang berlaku di Inggris, pembangkit listrik akan dipaksa untuk membayar denda jika mereka gagal memberikan energi sebanyak yang dijanjikan. The Times menambahkan bahwa kekurangan gas harus diatasi sesegera mungkin untuk mencegah dampak pada pasokan listrik dan gas, serta keamanan sistem.

Dalam hal ini, beberapa pemilik pembangkit listrik berbahan bakar gas mengatakan bahwa mereka khawatir tentang kemungkinan hukuman dan karena itu membatasi penjualan listrik, yang mengarah pada harga energi yang lebih tinggi.

Menurut surat kabar itu, Ofgem menambahkan bahwa musim dingin yang akan datang akan "lebih menantang daripada tahun lalu."

Eropa saat ini menghadapi krisis energi besar-besaran akibat sanksi yang dijatuhkan kepada Rusia setelah melancarkan operasi militer di Ukraina.

Sembilan Negara NATO Dukung Bergabungnya Ukraina menjadi Anggota

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia