logo


Badan Energi Denmark Sebut Kebocoran Gas pada Jalur Pipa Nord Stream Sudah Berhenti

Energistyr mengatakan bahwa kebocoran pada jaringan pipa gas Rusia-Jerman, Nord Stream 1 dan 2 sudah berhenti

3 Oktober 2022 18:13 WIB

Jalur pipa gas Rusia-Jerman, Nord Stream 2
Jalur pipa gas Rusia-Jerman, Nord Stream 2 Sputnik

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Otoritas energi Denmark, Energistyr, pada Sabtu akhir pekan kemarin mengatakan bahwa kebocoran yang terjadi pada jalur pipa gas Rusia-Jerman, Nord Stream 2, di Laut Baltik sudah berhenti.

Lembaga itu mengatakan bahwa Nord Stream AG, yang merupakan perusahaan pengelola jaringan gas Rusia-Jerman, melaporkan bahwa tekanan di dalam pipa Nord Stream 2 sudah berimbang.

"Ini menunjukkan bahwa kebocoran di pipa telah berhenti," kata Energistyr, dikutip Anadolu Agency.


Surat Kabar Perancis Sebut Rudal Hipersonik Rusia Terlalu Canggih untuk Diimbangi NATO

Pada pekan lalu, jalur pipa Nord Stream 1 dan Nord Stream 2 mengalami kerusakan. Setidaknya tiga titik kebocoran diketahui berada di wilayah perairan Denmark dan Swedia. Kedua negara tersebut kemudian memperingatkan kepal-kapal untuk tidak mendekat ke lokasi itu karena tingginya kadar gas metana yang dikeluarkan ke udara.

Denmark, Swedia, Rusia serta sejumlah negara anggota Uni Eropa menyatakan bahwa kerusakan Nord Stream 1 dan Nord Stream 2 bukan kebetulan, serta kemungkinan besar disebabkan oleh tindakan yang disengaja dari pihak tertentu.

Rusia menuduh AS terlibat dalam tindak pengrusakan jalur pipa gas tersebut.

Soal Invasi China ke Taiwan, Menhan AS: Saya Tidak Melihat Invasi Itu Akan Segera Terjadi

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia