logo


Buntut Tragedi Kanjuruhan, DPR: Hormati Para Korban, Hentikan Sementara Liga Nasional

Buntut tragedi Kanjuruhan, ratusan orang mengalami luka-luka dan 127 orang meninggal dunia.

3 Oktober 2022 09:51 WIB

Kisruh suporter Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022)
Kisruh suporter Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) Antara/ H Prabowo

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Ketua DPR RI Puan Maharani turut berbelasungkawa atas tragedi kerusuhan usai berlaganya Arema versus Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Buntut tragedi Kanjuruhan, ratusan orang mengalami luka-luka dan 127 orang meninggal dunia.

“Apa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan adalah peristiwa yang memilukan. Atas nama Ketua DPR RI, saya turut berdukacita sedalam-dalamnya kepada keluarga korban dari tragedi tersebut,” kata Puan, Minggu (2/10/2022),


Minta Panpel Tanggung Jawab Buntut Tragedi Kanjuruhan, Eks Pelatih Arema FC: Kerusuan Suporter Sudah Lama Tapi Dibiarkan

Namun demikian, tegas Puan, peristiwa tersebut mutlak harus diivestigasi secara menyeluruh.

“Kenapa bisa terjadi tragedi yang memakan korban jiwa sebanyak itu di lapangan sepakbola? Bagaimana proses pelaksanaan oleh panitia penyelenggara? Bagaimana prosedur pengamanannya?” kata Puan.

“Semua harus diinvestigasi secara menyeluruh. Tidak boleh tidak! Ini soal nyawa orang yang hilang,” tegas Puan.

Puan mengatakan, pertandingan sepakbola di stadion seharusnya menjadi tempat hiburan yang menyenangkan bagi masyarakat umum. Termasuk para suporter dalam mengekspresikan dukungan kepada tim kesayangannya.

“Bukan malah menjadi tempat terjadinya tragedi yang menghilangkan seratusan lebih nyawa manusia,” kata Puan.

“Nyawa manusia, nyawa kita, terlalu berharga hanya untuk sebuah pertandingan sepakbola yang berakhir dengan kerusuhan,” imbuh Puan.

Oleh karenanya, Puan meminta PSSI juga berbenah diri serta mengevaluasi total pelaksanaan liga sepakbola nasional.

“Kami meminta liga nasional dihentikan sementara untuk menghormati para korban, sambil menunggu hasil investigasi menyeruluh atas tragedi ini,” tegas Puan.

Timnas Indonesia U-17 vs Guam Tanpa Suporter Buntut Tragedi Kanjuruhan, PSSI Beberkan Nasib Tiket

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar