logo


Penggabungan 4 Wilayah Ukraina dengan Rusia Membuat Situasi Konflik Tak Mungkin Bisa Diselesaikan

Diplomat top Uni Eropa mengatakan bahwa langkah Rusia "mencaplok" sejumlah wilayah Ukraina membuat situasi konflik antara kedua negara semakin sulit, bahkan tidak mungkin, untuk diselesaikan

2 Oktober 2022 20:25 WIB

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell
Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell the Guardian

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell pada Sabtu (1/10) mengatakan bahwa bergabungnya empat wilayah Ukraina dengan Federasi Rusia telah membuat situasi konflik menjadi tidak mungkin untuk diselesaikan.

Berbicara kepada saluran televisi Spanyol, RTVE, Borrell menyebut tindakan Rusia mencaplok wilayah Donetsk, Lugansk, Kherson, dan Zaporozhye tersebut merupakan "agresi yang sepenuhnya tidak dapat dibenarkan".

"(Vladimir) Putin membuat situasi perang semakin sulit, bahkan mustahil, untuk diakhiri," kata Borrell, dikutip RT.com.


4 Wilayah Dicaplok Rusia, Ukraina Segera Gabung NATO

Ia menekankan bahwa Uni Eropa berkomitmen untuk melanjutkan dukungan militernya bagi Ukraina. Blok itu juga bermaksud untuk meningkatkan kebijakan sanksi terhadap Moskow “sehingga Rusia akan diisolasi secara internasional”.

Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan kepada pihak berwenang Ukraina dan otoritas negara-negara Barat bahwa orang-orang yang tinggal di Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk, serta di wilayah Kherson dan Zaporozhye, telah menjadi warga negara Rusia “selamanya” karena mereka membuat pilihan “untuk bergabung kembali bersama Tanah Air mereka.”

Dalam pidatonya pada upacara penandatanganan perjanjian aksesi atau penggabungan empat wilayah tersebut, Putin juga menuduh Barat berusaha “untuk melemahkan dan memecah belah Rusia”, serta “siap melewati garis batas untuk melanjutkan sistem neo-kolonial”.

Bill Gates Prediksi Eropa Bakal Alami Musim Dingin yang Mengerikan jika Nekat Setop Impor Energi dari Rusia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia