logo


Sentil Iwan Bule Soal Insiden Kanjuruhan, IPW: Harusnya Malu dan Mengundurkan Diri dari Ketum PSSI

IPW meminta agar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mundur dari jabatannya

2 Oktober 2022 09:55 WIB

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan berkunjung ke Stadion Pakansari Cibinong di Kabupaten Bogor, Stadion Wibawa Mukti Cikarang di Kabupaten Bekasi dan Stadion Patriot di Kota Bekasi, Selasa (3/3).
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan berkunjung ke Stadion Pakansari Cibinong di Kabupaten Bogor, Stadion Wibawa Mukti Cikarang di Kabupaten Bekasi dan Stadion Patriot di Kota Bekasi, Selasa (3/3). Dok. PSSI

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Indonesia Police Watch (IPW) meminta Presiden Joko Widodo memberikan perhatian terhadap dunia sepak bola di Tanah Air. Pasanya, sepak bola Indonesia kerap diwarnai aksi kericuhan yang menelan korban jiwa.

Hal itu, disampaikan menanggapi kerusuhan antara suporter Arema FC dengan aparat kepolisian di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). Dimana dalam insiden tersebut, 127 orang meninggal dunia dan 180 orang mengalami luka-luka.

IPW meminta agar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mundur dari jabatannya. Ia menyebut Mochamad Iriawan harusnya malu dengan insiden maut tersebut.


Penyebab 127 Orang Tewas Usai Laga Arema FC Vs Persebaya, Terinjak-injak Hinga Sesak Nafas

"Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (Iwan Bule) seharusnya malu dan mengundurkan diri dengan peristiwa terburuk di sepak bola nasional," kata Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso dalam keterangan resminya, Minggu (2/10/2022).

Sebelumnya, Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta mengatakan bahwa insiden kerusuhan di Stadion Kanjuruhan terjadi karena penumpukan massa hingga terinjak-injak. Suporter, kata dia, banyak yang mengalami sesak nafas karena kekurangan oksigen.

"Di dalam proses penumpukan itulah terjadi sesak nafas karena kekurangan oksigen," kata Nico di Mapolres Malang, Minggu (2/10/2022).

Selain korban  yang meninggal, ia menyebut ada 180 orang yang mengalami luka-luka. Korban luka, kata dia, sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

"Oleh tim medis dan tim gabungan dilakukan upaya pertolongan yang ada di dalam stadion kemudian juga dilakukan evakuasi ke beberapa rumah sakit," jelasnya.

Desak Kapolri Copot Kapolres Malang Buntut Insiden Maut Kanjuruhan, IPW: Harus Tanggung Jawab!

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati