logo


Desak Kapolri Copot Kapolres Malang Buntut Insiden Maut Kanjuruhan, IPW: Harus Tanggung Jawab!

IPW juga meminta Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta untuk mempidanakan panitia penyelanggara pertandingan antara Arema FC vs Persebaya

2 Oktober 2022 09:36 WIB

Bentrokan usai Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022)
Bentrokan usai Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) Antara/Ari Bowo Sucipto

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit mencopot Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat buntut iniseden maut yang menewaskan 127 orang di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022).

Sugeng menyebut Kapolres Malang adalah pihak yang harus bertanggung jawab atas insiden tersebut.

"Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat bertanggung jawab dalam mengendalikan pengamanan pada pertandingan antara tuan rumah Arema FC Malang melawan Persebaya Surabaya," kata Sugeng dalam siaran pers, Minggu (2/10/2022).


Dilarang FIFA, Ini Alasan Polisi Tetap Tembakan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan

Tidak hanya itu, ia meminta Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta untuk mempidanakan panitia penyelanggara pertandingan antara Arema FC vs Persebaya itu. Ia tidak ingin kasus tewasnya suporter bola menghilang begitu saja.

"Jatuhnya korban tewas di sepak bola nasional harus diusut tuntas pihak kepolisian. Jangan sampai pidana dari jatuhnya suporter di Indonesia menguap begitu saja seperti hilangnya nyawa dua bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Juni lalu," ujarnya.

Sebelumnya, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengatakan bahwa jumlah korban meninggal dunia akibat bentrokan usai pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya di Liga 1, Sabtu (1/10/2022), mencapai 127 orang.

Nico membeberkan bahwa dua orang yang meninggal dunia diantaranya polisi, sedangkan sisanya sejumlah 125 orang merupakan suporter Arema FC.

"Imbas kerusuhan yang terjadi di laga Arema vs Persebaya, total 127 orang meninggal dunia, 2 diantaranya petugas polisi, 34 orang meninggal di stadion, sisanya meninggal di rumah sakit," kata Nico Afinta dikutip dari Elshinta di akun Twitter resminya, @RadioElshinta, Minggu (2/10/2022).

Penyebab 127 Orang Tewas Usai Laga Arema FC Vs Persebaya, Terinjak-injak Hinga Sesak Nafas

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati