logo


Rusuh di Stadion Kanjuruhan, Pemain Persebaya Tak Bisa Pulang Usai Bungkam Arema FC 3-2

Kerusuhan bermula dari kekecewaan Aremania karena Arema FC kalah 2-3 atas Persebaya Surabaya di pekan ke-11 Liga 1 2022/2023

2 Oktober 2022 05:32 WIB

Persebaya bungkam Arema FC 3-2 pada pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022)
Persebaya bungkam Arema FC 3-2 pada pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) Antara/Moch Asim

MALANG, JITUNEWS.COM - Kerusuhan terjadi antara supoter Arema FC dengan suporter Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022).

Kerusuhan itu bermula dari kekecewaan Aremania karena Arema FC kalah 2-3 atas Persebaya Surabaya di pekan ke-11 Liga 1 2022/2023. Dimana Persebaya unggul lebih dahulu melalui gol Silvio Junior pada menit kedelapan.

Persebaya kemudian menggandakan gol pada menit ke-32 oleh Leonardo Lelis. Gol tersebut berhasil dicetak berkat tendangan bebas Higor Vidal.


Jelang Timnas Indonesia vs Curacao, Shin Tae Yong Beri Pujian Ini ke Lawan

Arema kemudian menyamakan skor dua gol pada menit ke-42  dengan sundulan dan pada menit ke45+1 melalui tendangan penati oleh Abel Camara.

Namun, Persebaya kembali unggul dengan cetakal gol oleh Sho Yamamoto yang memanfaatkan umpan dari Marselino.

Hal itu lansung disambut kekecawaan suporter Arema FC. Aremania langsung masuk ke stadion, namun justru direspon oleh polisi dengan menembakan gas air mata.

Kerusuhan pun tidak bisa dihindarkan, Aremania kemudian melempari suporter Persebaya. Bahkan lemparan itu juga mengenai pemain Persebaya saat masuk ke lorong menuju ruang ganti.

Akibat kerusushan itu, pemain Persebaya tidak bisa menuju ke hotel. Mereka tertahan di kendarraan taktis karena dihadang suporter Arema Fc.

"Mohon doanya untuk tim yang masih berada di dalam rantis dan terjebak di kepungan massa," tulis Persebaya melalui akun Twitter resmi, Sabtu (1/101/2022).

Timnas Indonesia Era Shin Tae Yong Disebut Sulit Dikalahkan, Pengamat Vietnam Beberkan Rahasia Ini

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati