logo


Demokrat Beberkan 4 Cara Rezim Langgengkan Kekuasaan

Salah satunya upaya agar Pilpres hanya diikuti 2 paslon.

30 September 2022 19:38 WIB

Benny K Harman dalam Rapat Dengar Pendapat antara Komisi 3 DPR bersama menkopolhukam Mahfud MD, Komisi Kepolisian Nasional, Komnas HAM dan LPSK soal kasus penembakan Brigadir Yosua, Senin (22/8).
Benny K Harman dalam Rapat Dengar Pendapat antara Komisi 3 DPR bersama menkopolhukam Mahfud MD, Komisi Kepolisian Nasional, Komnas HAM dan LPSK soal kasus penembakan Brigadir Yosua, Senin (22/8). YouTube CNN Indonesia

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Politikus Partai Demokrat Benny Kabur Harman menyinggung sejumlah cara pemerintah dalam mempertahankan kekuasaan, salah satunya mengupayakan Pilpres hanya diikuti oleh dua pasangan calon.

Hal itu disampaikan Benny seiring mencuatnya isu Presiden Jokowi hanya menginginkan dua calon dalam Pilpres 2024.

“Ini cara-cara rezim yang berkuasa melanggengkan kekuasaan: 1. Eksploitasi isu identitas terutama suku dan agama; 2. Bikin aturan untuk persulit kompetitor kubu oposisi; 3. Bangun persekongkolan agar hanya 2 paslon capres/cawapres yang maju; 4. Paslon yang didukung akan jadi boneka rezim. #Liberte#,” kata Benny dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (30/9).


Bawaslu Dalami Tabloid Anies Baswedan di Malang, Puadi: Tempat Ibadah Bukan Lokasi Kampanye

Diketahui, isu Pilpres 2024 cuma menyajikan dua paslon ini, salah satunya, digulirkan oleh Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Presiden keenam RI itu merasa perlu turun tangan karena mengendus adanya kecurangan pada Pemilu mendatang.

"Konon akan diatur dalam Pemilihan Presiden nanti yang hanya diinginkan oleh mereka dua pasangan capres dan cawapres saja yang dikehendaki oleh mereka," tutur SBY dalam video di akun Tiktok @pdemokrat.sumut.

Nama Erick Thohir Sering Muncul di Berbagai Survei, Pusdari: Istana Beri Karpet Merah untuk Maju di Pilpres 2024

Halaman: 
Penulis : Iskandar