logo


Nord Stream AG Nggak Yakin Kerusakan Jalur Pipa Gas Rusia-Jerman Bisa Diperbaiki

Perusahaan yang mengelola operasional jalur pipa gas Rusia-Jerman mengatakan bahwa pihaknya akan menggelar proses penyelidikan terkait insiden rusaknya jalur pipa di Laut Baltik itu pada pekan depan

30 September 2022 17:47 WIB

Nord Sream 1
Nord Sream 1 Reuters

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Perusahaan yang mengoperasikan jalur pipa gas Rusia-Jerman melalui Laut Baltik, Nord Stream AG, pada Kamis (29/9) mengatakan bahwa pihaknya sejauh ini masih belum bisa memastikan apakah kerusakan yang terjadi pada jalur pipa gas tersebut dapat diperbaiki.

"Hari ini tidak mungkin untuk menjawab seberapa besar kerusakan dan apakah itu dapat diperbaiki," kata Dimitri Smirnov, juru bicara perusahaan dikutip, kantor berita Swedia, SVT Nyheter.

NordStreamAG mengkonfirmasi bahwa kerusakan pada Nord Stream 1 dan 2 akan diselidiki segera setelah seluruh gas yang ada di dalam jalur pipa sudah keluar.


Vladimir Putin Akui Kemerdekaan Kherson dan Zaporozhye

"Kami berharap untuk memulai penyelidikan pada hari Minggu atau Senin," kata Smirnov.

Dia juga menambahkan bahwa penyelidikan mungkin memakan waktu beberapa minggu sebelum kesimpulan dapat dibuat.

Sebelumnya, pihak Penjaga Pantai Swedia mengatakan bahwa mereka menemukan empat titik kebocoran gas di Laut Baltik. Badan tersebut juga memperkirakan jika seluruh gas bisa sepenuhnya keluar dari jaringan pipa pada Minggu (2/10).

Seperti diketahui, jalur pipa gas Rusia-Jerman, Nord Stream 1 dan Nord Stream 2 mengalami kerusakan sejak Senin awal pekan ini, yang ditandai dengan penurunan tekanan gas.

Pemerintah Swedia mengatakan bahwa pihaknya mencatat bahwa kerusakan tersebut disebabkan oleh dua ledakan besar di bawah laut. Insiden itu sendiri saat ini sedang diselidiki oleh dinas intelijen Swedia.

Soal Referendum di Empat Wilayah Ukraina, PBB: Pantas untuk Dikutuk

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia