logo


Vladimir Putin Akui Kemerdekaan Kherson dan Zaporozhye

Presiden Rusia Vladimir Putin mengakui Zaporozhye dan Kherson sebagai dua negara yang merdeka, lepas dari Ukraina

30 September 2022 14:40 WIB

Presiden Rusia Vladimir Putin
Presiden Rusia Vladimir Putin istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Kamis (29/9) menandatangani dua dekrit yang mengakui dua bekas wilayah Ukraina, Kherson dan Zaporozhye, sebagai negara berdaulat yang merdeka.

“Mengakui kedaulatan dan kemerdekaan negara wilayah Kherson dan Zaporozhye, berlaku sejak hari penandatanganan,” demikian bunyi pernyataan dua dekrit tertanggal dan ditandatangani oleh Putin pada 29 September 2022, dikutip RT.com.

Langkah itu dilakukan pada malam upacara resmi di mana presiden Rusia diharapkan untuk menandatangani perjanjian tentang penggabungan wilayah Kherson dan Zaporozhye, serta dua republik Donbass (Donetsk dan Lugansk), dengan Federasi Rusia.


Desak Digelarnya Negosiasi, Trump Minta AS Tak Perkeruh Konflik Ukraina-Rusia

Referendum untuk bergabung dengan Federasi Rusia sendiri sudah digelar di wilayah Zaporozhye dan Kherson, serta di Republik Rakyat Donetsk (DPR) dan Republik Rakyat Lugansk (LPR), antara 23 dan 27 September.

Di wilayah Kherson, 87,05% warga memilih untuk menyatakan kemerdekaan dan bergabung dengan Federasi Rusia. Wilayah Zaporozhye juga mendukung gagasan untuk berpisah dari Ukraina dan bergabung dengan Rusia, dengan 93,23% pemilih mendukungnya. Di Donetsk, 99,23% yang memberikan suara setuju dengan gagasan tersebut, sedangkan LPR menunjukkan angka yang sedikit lebih rendah yaitu 98,42%.

Menurut laporan, keempat wilayah itu bisa dianggap menjadi bagian dari wilayah Rusia setelah anggota parlemen Rusia menyetujuinya dan mengeluarkan undang-undang baru terkait hal tersebut.

Trump Sebut Tindakan Sabotase terhadap Jalur Pipa Gas Rusia-Jerman Bisa Picu Perang Dunia III

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia