logo


Alami Kebocoran, Jalur Pipa Gas Rusia-Jerman Kemungkinan Tak Bisa Diperbaiki

Media Jerman melaporkan bahwa kerusakan yang terjadi pada jalur pipa gas Nord Stream 1 dan 2 kemungkinan sudah terlalu parah untuk diperbaiki

29 September 2022 13:26 WIB

Jalur pipa gas Nord Stream 2
Jalur pipa gas Nord Stream 2 istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Apa yang disebut sebagai potensi tindak sabotase pada jalur pipa gas Rusia-Jerman, Nord Stream 1 dan Nord Stream 2, mungkin telah menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki. Hal itu dilaporkan oleh media Jerman Tagesspiegel pada Rabu (28/9) mengutip pernyataan dari pejabat Jerman yang tidak disebut namanya.

Kedua jalur pipa itu dikabarkan mengalami kerusakan yang menyebabkan kebocoran gas pada awal pekan ini.

"Jika kerusakan tidak diperbaiki dengan cukup cepat, terlalu banyak air laut yang asin dapat mengalir ke pipa-pipa yang terletak di dasar Laut Baltik dan menimbulkan korosi permanen," kata seorang pejabat Jerman dikutip kantor berita tersebut.


Krisis Energi dan Meroketnya Harga Listrik, Ekonomi Slovakia Diambang Kehancuran

Sementara itu, sejumlah anggota parlemen Jerman menuduh Rusia lah yang sengaja merusak jalur pipa gas tersebut.

“Serangan terhadap infrastruktur pasokan energi dimaksudkan untuk menyebarkan ketakutan dan teror,” kata Roderich Kiesewetter, seorang anggota parlemen Jerman kepada RND.

“Oleh karena itu, kemungkinan Rusia mencoba … untuk menimbulkan ketidakpastian di antara penduduk Eropa” dan diduga menunjukkan kemampuannya untuk menyerang infrastruktur penting," tambahnya.

Senada dengan pernyataan itu, Kepala Komite Pertahanan parlemen Jerman, Marie-Agnes Strack-Zimmermann, mengatakan kepada wartawan bahwa “tidak dapat dikesampingkan bahwa [serangan semacam itu] akan dilancarkan oleh Rusia untuk mengguncang pasar kami.”

Dia juga menggunakan kesempatan itu untuk menyerukan Jerman dan Uni Eropa untuk “membebaskan” diri mereka dari “ketergantungan pada bahan mentah Rusia secepat mungkin.”

PM Hungaria Sebut Kebijakan Sanksi Lebih Rugikan Uni Eropa daripada Rusia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia