logo


Wujudkan Keadilan dalam Kasus Ferdy Sambo, Febri Diansyah: Kalau Tidak Salah, Apa Iya Dipaksakan untuk Dihukum?

Febri mengatakan bahwa keadilan dapat diperoleh dengan mengungkapkan suatu kasus secara objektif

29 September 2022 05:00 WIB

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi
Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Tangkapan layar Instagram @polritvradio

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan pegawai KPK Febri Diansyah menegaskan bahwa pihaknya ingin mewujudkan keadilan bagi semua dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

Hal itu, ia sampaikan usai resmi bergabung dengan tim kuasa hukum mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo di Hotel Erian di kawasan Menteng, Jakarta Pusat (Jakpus), Rabu (28/9/2022).

"Objektifitas ini menjadi bagian penting yang kami letakkan pada konsen utama di bagian judul bahkan berkeadilan untuk semua. Jadi bukan hanya berkeadilan bagi kami, tapi juga berkeadilan untuk semua pihak yang terkait dalam perkara ini. Apakah PC, Ferdy Sambo, korban, keluarga korban, masyarakat yang waktunya juga sudah tersita mungkin, mengikuti proses ini selama berbulan-bulan," ujar Febri.


Febri Diansyah jadi Pengacara Ferdy Sambo, Politikus PDIP: Enggak Masalah

Febri mengatakan bahwa keadilan dapat diperoleh dengan mengungkapkan suatu kasus secara objektif. Ia menyebut seorang yang salah harus menerima hukuman sesuai dengan perbuatannya.

"Bagaimana proses berkeadilan itu bisa didapat? Satu-satunya cara untuk mendapatkan proses berkeadilan adalah dengan membukanya secara objektif, berimbang dan kawalan teman-teman semua dalam proses persidangan nanti. Kalau yang salah ya harus di hukum. Dihukumnya berapa? Sesuai dengan perbuatannya," bebernya.

"Jadi harus mempertanggung jawabkan. Kalau tidak salah, apa iya harus dipaksakan untuk dihukum? Itulah yang harus diuji dalam proses persidangan," sambungnya.

Mantan jubir KPK itu menegaskan bahwa ada pertanggungjawaban moral yang disampaikan ke masyarakat dalam menjalankan tugasnya sebagai advokat.

"Soal pertanggung jawaban moral ke masyarakat, ada satu pertanggung jawaban penting yang kami pegang sebagai advokat itu adalah penegak hukum, sama seperti penegak hukum, kepolisian, kejaksaan, UU bilang seperti itu. Sebagai penegak hukum kami juga punya kewajiban menjalankan profesi ini sesuai standar-standar yang ada," katanya.

"Nah salah satu poin penting yang kami coba sederhanakan agar lebih mudah diterima oleh kita semua adalah standar objektifitas tersebut," tandasnya.

Kaget Febri Diansyah-Rasamala Jadi Pengacara Sambo, Novel Baswedan: Sebaiknya Mundur Saja

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati