logo


Mantan Kanselir Jerman Minta Negara Barat Tak Remehkan Pernyataan Vladimir Putin

Angela Merkel mengatakan bahwa semua peringatan yang dilontarkan oleh Presiden Rusia harus ditanggapi dengan serius dan tidak diabaikan

28 September 2022 22:32 WIB

Presiden Perancis Emmanuel Macron (kiri) bersama Kanselir Jerman Angela Merkel (kanan) dan Presiden Rusia Vladimir Putin (tengah)
Presiden Perancis Emmanuel Macron (kiri) bersama Kanselir Jerman Angela Merkel (kanan) dan Presiden Rusia Vladimir Putin (tengah) istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Kanselir Jerman, Angela Merkel, pada Selasa (27/9) mengatakan bahwa negara-negara Barat harus menganggap serius dan tidak boleh mengabaikan sikap dan pernyataan Presiden Rusia Vladimir Putin.

“Tidak menganggap mereka (pernyataan Putin) sebagai gertakan, tetapi menganggapnya serius sama sekali bukan tanda kelemahan,” kata Merkel, dalam pidatonya saat meresmikan Yayasan Kanselir Helmut Kohl di Berlin, dikutip RT.com.

"Sebaliknya, ini adalah tanda kebijaksanaan politik, yang membantu menjaga ruang untuk bermanuver atau, yang tidak kalah pentingnya, bahkan mengembangkan (manuver) yang baru,” tambah mantan kanselir itu.


Insiden Kerusakan Jalur Pipa Gas Rusia-Jerman Bukan Sebuah Kebetulan

Apa yang dimaksud oleh Merkel tampaknya merujuk pada pernyataan Putin pekan lalu, dimana Presiden Rusia itu memberi isyarat bahwa Moskow akan menggunakan “segala cara untuk membela Rusia dan rakyat kita” jika integritas teritorialnya terancam.

Merkel juga ditanya apa yang dia pikir akan dilakukan mantan kanselir Helmut Kohl terkait situasi konflik Ukraina.

Menurut Merkel, Kohl akan “melakukan segala upaya untuk melindungi dan memulihkan kedaulatan dan integritas Ukraina” ketika Kiev berusaha untuk melawan pasukan Rusia.

Namun, Merkel juga menambahkan bahwa Kohl akan melihat ke “hari berikutnya” dan tetap berpikiran terbuka tentang sesuatu yang “tidak terbayangkan” sekarang, serta “bagaimana hubungan dengan Rusia suatu hari nanti dapat dikembangkan kembali” setelah konflik berakhir.

Uni Eropa Bakal Batasi Harga Minyak Rusia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia