logo


Sekber Prabowo-Jokowi Gugat ke MK Agar Jokowi Maju Cawapres, Ini Respons Gerindra

Sekber Prabowo-Jokowi mengajukan judicial review UU Pemilu ke MK karena ingin Jokowi bisa mencalonkan diri sebagai cawapres.

28 September 2022 14:52 WIB

Ahmad Muzani
Ahmad Muzani Instagram @ahmadmuzani2

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sekretariat Bersama (Sekber) Prabowo-Jokowi mengajukan judicial review UU Pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK) supaya Presiden Joko Widodo bisa mencalonkan diri sebagai wakil presiden. Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mengatakan bahwa warga negara memiliki kedudukan yang sama.

"Prinsip setiap warga negara Indonesia memiliki kedudukan yang sama di depan hukum dan setiap warga negara berhak memilih dan berhak untuk dipilih. Berhak memilih dan berhak dipilih adalah orang yang tidak melanggar peraturan dan undang-undang," kata Muzani di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (28/9).

Muzani mengatakan bahwa suatu kehormatan Jokowi bisa maju menjadi cawapres.


Program Kompor Listrik Batal, Gerindra: Bukti Nyata Keberpihakan Jokowi terhadap Rakyat Kecil

"Tentang nama-nama, ada Jokowi, ada apa, bagi kami semuanya adalah kehormatan karena itu adalah orang-orang terbaik bangsa putra-putra terbaik banga, putri-putri terbaik bangsa yang reputasi jejaknya dan track recordnya sudah cukup jelas," katanya.

Muzani mengatakan bahwa wacana Jokowi menjadi cawapres mendampingi Prabowo muncul dari pihak luar.

"Ya apa namanya itu kan wacana yang terjadi di luar, jadi kita juga sedang mengecek apa iya apa benar," ujarnya.

Soal Isu Jokowi Jadi Cawapres Prabowo di Pilpres 2024, PDIP: Tidak Masuk Akal

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata