logo


Anies Baswedan Dilaporkan Terkait Tabloid, Demokrat Yakin Bawaslu Tolak Laporan

Anies Baswedan dilaporkan ke Bawaslu atas dugaan kampanye terselubung

28 September 2022 12:15 WIB

Kamhar Lakumani
Kamhar Lakumani Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dilaporkan ke Bawaslu atas dugaan kampanye terselubung terkait beredarnya tabloid di Malang. Deputi Bappilu DPP partai Demokrat, Kamhar Lakumani, yakin Bawaslu akan menolak laporan tersebut.

"Kami berkeyakinan Bawaslu akan menolak laporan tersebut. Tak ada alasan untuk diterima," kata Kamhar kepada wartawan, Rabu (28/9).

Kamhar mengatakan bahwa saat ini tahapan pemilu belum dimulai. Kamhar menyebut penetapan partai politik yang menjadi pesera pemilu juga belum dilakukan.


Berharap Rencana Koalisi Dideklarasikan Secepatnya, Demokrat: Rakyat Menunggu

"Saat ini tahapan Pemilu khususnya Pilpres belum dimulai, bahkan tahap verifikasi Parpol peserta Pemilu 2024 pun belum usai, belum ada penetapan Parpol mana saja yang menjadi peserta Pemilu. Jadi jangankan pasangan Capres dan Cawapres, partai peserta Pemilu pun belum definitif," katanya.

Kamhar mempertanyakan apa dasar melaporkan Anies terkait tabloid tersebut. Menurutnya, beredarnya tabloid tentang Anies adalah hal yang sah-sah dilakukan untuk memperkenalkan profil Anies.

"Karenanya jika kemudian ada kelompok yang menamakan diri sebagai Masyarakat Sipil Peduli Demokrasi ingin melaporkan Mas Anies Baswedan atau Kelompok Relawan Mas Anies terkait beredarnya Tabloid KBA News yang berisi informasi seputar Mas Anies dasarnya apa? Ini sebenarnya sah-sah saja sebagai ikhtiar untuk lebih memperkenalkan profil Mas Anies kepada publik, agar masyarakat tahu betul figur Mas Anies jika nantinya mendapatkan kesempatan sejarah untuk tampil pada kontestasi Pilpres 2024 mendatang," ujarnya.

Geram Ayahnya Dijuluki 'Anak Emas Amerika', Ibas: SBY Ini Pro-Indonesia!

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata