logo


Lukas Enembe Mangkir Pemeriksaan KPK, SBY Diminta Turun Tangan

SBY diharapkan bisa mengimbau Lukas Enembe untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan gratifikasi.

28 September 2022 05:00 WIB

Ketua umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi sejumlah petinggi Demokrat saat menggelar konferensi pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Selasa (6/2/2018)
Ketua umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi sejumlah petinggi Demokrat saat menggelar konferensi pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Selasa (6/2/2018) Dok. DPP Partai Demokrat

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diminta mengarahkan Gubernur Papua Lukas Enembe untuk memenuhi panggilan KPK. Diketahui Lukas merupakan Ketua DPD Demokrat hingga 2027 nanti.

Permintaan itu datang dari Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman.

"Saya memohon pada Pak SBY untuk bersedia memberikan arahan atau imbauan kepada Pak LE [Lukas Enembe] selaku gubernur juga pengurus Demokrat Papua untuk menghadiri pemeriksaan," kata Boyamin, seperti dilansir dari cnnindonesia.com, Rabu (28/9).


Soal Pernyataan SBY Dengar Jokowi Mau 2 Capres, Andi Arief Beri Klarifikasi

SBY diharapkan bisa menunjukkan Demokrat sebagai partai yang menaati setiap proses hukum.

Boyamin lantas menyesalkan Lukas yang tak menghadiri pemeriksaan KPK dua kali soal kasus dugaan gratifikasi.

Menurutnya, sikap kooperatif Lukas diperlukan untuk menuntaskan kasus tersebut. Meski begitu, ia menyarankan tersangka itu untuk lekas berobat jika benar-benar sakit.

"Nanti kalau memang sakit ya diberobatkan," ujar Boyamin.

KPK Sebut Tim Medis Lukas Enembe Tak Bisa Jawab soal Apa yang Dibutuhkan

Halaman: 
Penulis : Iskandar