logo


Rusia Tak Tanggapi Ancaman AS soal Kemungkinan Penggunaan Senjata Nuklir dalam Konflik Ukraina

Juru bicara Kremlin menolak mengomentari ancaman yang dilontarkan oleh pemerintah AS soal kemungkinan Presiden Vladimir Putin menggunakan senjata nuklir di dalam konflik Ukraina

26 September 2022 22:58 WIB

Juru bicara Kepresidenan Rusia, Dmitry Peskov
Juru bicara Kepresidenan Rusia, Dmitry Peskov Sputniknews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Juru bicara Kantor Kepresidenan Rusia, Dmitry Peskov, pada Senin (26/9) menegaskan bahwa dirinya tidak ingin berkomentar tentang pernyataan yang dibuat oleh pemerintah AS, bahwa akan ada "tanggapan konsekuensial" terhadap penggunaan senjata nuklir oleh Rusia di Ukraina, yang dampaknya akan menjadi "bencana" bagi Rusia.

"Saya membiarkannya tanpa komentar," kata Peskov, ketika ditanya tentang posisi Rusia atas peringatan ancaman dari Washington.

Pada 17 September, Presiden AS Joe Biden mengatakan bahwa tanggapan Washington terhadap dugaan kemungkinan penggunaan senjata nuklir oleh Moskow akan "memiliki konsekuensi".


Hacker Rusia Publikasi Data Pribadi Ribuan Anggota Intelijen Ukraina

Pekan lalu, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken juga mengatakan kepada penyiar CBS News bahwa Washington telah mengembangkan rencana tindakan jika Rusia menggunakan senjata nuklir.

Sementara itu, Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan bahwa Washington telah memperingatkan Rusia bahwa akan ada konsekuensi bencana jika Moskow menggunakan senjata nuklir di Ukraina.

"Kami telah berkomunikasi secara langsung dan pribadi kepada Rusia pada tingkat yang sangat tinggi bahwa akan ada konsekuensi bencana bagi Rusia jika mereka menggunakan senjata nuklir di Ukraina," katanya.

AS Sebut Aliansi AUKUS Sudah Sesuai Standar Keselamatan Nuklir

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia