logo


G7 Ingin Harga Minyak Rusia Dibatasi, Venezuela: Akan Kembali Menjadi Bumerang bagi Mereka

Menteri Luar Negeri Venezuela menilai pembatasan harga ekspor minyak Rusia hanya akan merugikan negara-negara yang memberlakukannya

26 September 2022 22:19 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi IDX Chanel

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Rencana negara-negara G7 untuk memberlakukan batasan harga pada ekspor minyak Rusia akan menjadi bumerang bagi negara-negara tersebut. Selain itu, pembatasan harga minyak Rusia juga menyebabkan ketidakseimbangan yang serius di pasar minyak. Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Venezuela Carlos Faria dalam sebuah wawancara dengan Sputniknews.

"Saya percaya, dan saya mendasarkan ini pada pendapat para ahli, bahwa gagasan untuk menetapkan batas atas harga minyak Rusia secara khusus akan menciptakan distorsi yang sangat besar di pasar minyak. Ini akan menyebabkan harga menjadi tidak terkendali," Faria katanya di sela-sela Sidang Umum PBB.

Menurutnya, aliansi OPEC+, yang mana Rusia dan Venezuela juga termasuk anggotanya, berusaha semaksimal mungkin memastikan harga minyak tetap terkendali, sehingga produsen dan importir lain tidak dirugikan.


Putin Disebut Siap Kerahkan Rudal Nuklir Rusia, Presiden Ukraina: Itu Bisa Menjadi Kenyataan

“Saya menganggap ide ini [batas harga minyak Rusia] negatif jika diterapkan oleh mereka yang menerapkannya, seperti yang terjadi dengan ribuan tindakan pemaksaan yang dilakukan terhadap Rusia. Mereka akan melihat bagaimana [langkah] ini akan kembali menjadi bumerang bagi mereka," tambahnya.

Setelah mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov di sela-sela Sidang Umum PBB di New York, Faria juga mencatat bahwa perdagangan antara Venezuela dan Rusia telah diperumit oleh sanksi Barat. Meski demikian, kedua negara tetap mencari cara untuk melanjutkan kerja sama bilateralnya.

“Kami juga mengevaluasi situasi yang telah terjadi terkait perdagangan, sehubungan dengan sanksi yang dikenakan Rusia dan Venezuela, yang agak rumit dalam hal pertukaran perdagangan, tetapi bukan tidak mungkin. Kami sudah menemukan cara agar ini terus bekerja," lanjut Faria.

 

Rusia dan Belarusia Siap Jalin Kerjasama dengan Negara Barat, Asalkan...

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia