logo


Rusia dan Belarusia Siap Jalin Kerjasama dengan Negara Barat, Asalkan...

Presiden Vladimir Putin dan Presiden Alexander Lukashenko menyatakan bahwa Rusia dan Belarusia masih membuka diri untuk bekerja sama dengan negara Barat jika kedua negara diperlakukan dengan hormat

26 September 2022 22:02 WIB

Presiden Rusia Vladimir Putin
Presiden Rusia Vladimir Putin reuters

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, pada Senin (26/9) menggelar pertemuan tatap muka di Sochi, dimana pada pertemuan tersebut kedua pemimpin menyatakan bahwa Rusia dan Belarusia siap bekerja sama dengan negara-negara Barat, jika diperlakukan dengan penuh rasa hormat.

Berbicara di saluran tv Rossiya 24, Lukashenko mengatakan dia yakin masa depan Barat terletak pada Rusia, yang memiliki “semua yang mereka butuhkan.” Ia menambahkan bahwa di sisi lain negara-negara Barat memiliki hal-hal yang dibutuhkan dan ingin dibeli oleh Rusia dan Belarusia, termasuk teknologi tertentu.

“Apa lagi yang mereka inginkan? Mereka hanya perlu membuat keputusan yang bertanggung jawab,” kata Putin.


AS: Akan Ada Konsekuensi Bencana bagi Rusia Jika Mereka Gunakan Senjata Nuklir

Putin menegaskan bahwa negara Barat harus “memperlakukan kami dengan hormat.”

“Tanpa itu, kami bahkan tidak akan berbicara dengan mereka. Tidak ada yang akan mentolerir penghinaan,” kata Lukashenko.

Sebelumnya, Putin meyakini jika negara-negara Barat sudah mengobarkan perang hybrid melawan Moskow, dengan tujuan untuk melemahkan perekonomian Rusia, memecah belah bangsa Rusia dan pada akhirnya menghancurkan Rusia.

Dalam pidato yang disiarkan televisi minggu lalu, Putin mengklaim bahwa negara-negara Barat secara terbuka mengakui bahwa mereka “berhasil memecah Uni Soviet pada tahun 1991” dan sekarang bertujuan untuk “membagi Rusia menjadi banyak wilayah yang akan saling menyerang.”

Putin juga telah melayangkan peringatan kepada para pemimpin negara Barat bahwa Moskow siap menggunakan segala cara untuk mempertahankan diri dan memastikan integritas teritorialnya. Presiden AS Joe Biden telah menyerang balik dengan menuduh Putin berniat "untuk menggunakan senjata nuklir".

Putin Disebut Siap Kerahkan Rudal Nuklir Rusia, Presiden Ukraina: Itu Bisa Menjadi Kenyataan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia