logo


Kisah Mitra Binaan Pertamina, Lestarikan Bisnis Makanan Legendaris

Omzet Arinnee terus meningkat hingga mencapai Rp40 juta per bulan.

25 September 2022 14:19 WIB

UMK mitra binaan Pertamina, Opak Ketan \'Arrinnee\'
UMK mitra binaan Pertamina, Opak Ketan 'Arrinnee' Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - PT Pertamina Patra Niaga melalui Regional Jawa Bagian Barat memiliki komitmen untuk terus mendukung roda perekonomian masyarakat, salah satunya menjalin kemitraan dan membina Usaha Mikro Kecil (UMK) di semua sektor pada mitra binaannya termasuk pada bidang usaha makanan.

"Arrinnee" usaha makanan milik pasangan suami-istri, Utang dan Yani dikenal sebagai salah satu usaha yang menjual makanan legendaris. Berdiri sejak tahun 2016, di saat maraknya bisnis makanan kekinian, Utang mendirikan sebuah bisnis kuliner yang menjual Opak Ketan.

Utang mendirikan usaha ini untuk mengenalkan kembali dan menjadikan makanan zaman dahulu disukai semua kalangan pada masa kini. Produk tersebut diproduksi dan dijual dirumah pribadi mereka yang berlokasi di Kampung Mugarsari, Kota Tasikmalaya.


Dapat Pembinaan dari Pengusaha Muda, Bakso Kerikil Premium Naik Kelas

Berawal menjalani bisnis hanya berdua, kini Utang memiliki 10 orang karyawan. Produk yang dijual Arinnee tidak hanya menyediakan rasa original yang menjadi favorit, tetapi varian rasa dari produk yang di jual sangat bervariasi, seperti pedas, coklat, taro, green tea, strawberry, dan tiramisu.

“Awal omzet kami Rp35 juta, Alhamdulillah sekarang sudah naik menjadi Rp40 juta," kata Yani.

Melalui Asosiasi Business Development Services Indonesia (ABDSI), Utang mulai bergabung menjadi mitra binaan Pertamina pada tahun 2019. Utang terus melakukan pengembangan pada bisnisnya hingga memiliki reseller ditoko penjualan oleh-oleh di Tasikmalaya dan daerah Ciawi, serta Bandung. Omzet Arinnee pun terus meningkat hingga mencapai Rp40 juta per bulan.

“Senang sekali dapat pinjaman dengan biaya rendah, dan dapat pendampingan usaha dari Pertamina sehingga dana yang diterima dapat membantu perkembangan usaha saya,” ucap Yani.

Yani mengaku usahanya sangat terbantu hingga berkembang sampai saat ini walaupun belum begitu meluas. Selain mendapatkan akses fasilitas permodalan, mereka juga mendapat pelatihan seperti Business Model Canvas, Bussines Plan, dan Digital Marketing.

“Saya berharap, lebih banyak pelatihan agar usahanya lebih berkembang banyak di bina agar banyak wawasan supaya brand Opak-nya banyak di kenal lebih luas," ujar Yani. Dia juga berharap agar usahanya dapat maju bersama Pertamina dengan diberi kesempatan untuk mengikuti berbagai kegiatan yang diadakan oleh Pertamina.

"Melalui pendampingan dengan pemberdayaan Usaha Mikro dan Kecil ini merupakan langkah yang strategis untuk memajukan mitra binaanya agar terus tumbuh dan berkembang secara matang. Kami akan terus mendampingi serta membimbing para pelaku UMK untuk terus bersaing di dunia bisnis, terutama di masa pandemi Covid-19," kata Eko Kristiawan, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat.

Program ini juga bertujuan untuk terus mengimplementasikan poin 8 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Selain SDGs, Pertamina juga berupaya menjalankan Environmental, Social & Governance (ESG) dibidang sosial. Dengan cara ini, Pertamina yakin dapat senantiasa menghasilkan manfaat ekonomi di masyarakat sesuai dengan tanggung jawab lingkungan dan sosial.

Adapun syarat untuk dapat bergabung menjadi mitra binaan Pertamina dapat dilihat pada https://www.pertamina.com/id/program-kemitraan.

Masa Pandemi, Mitra Binaan Pertamina Sukses Raih Omzet Ratusan Juta

Halaman: 
Penulis : Iskandar