logo


Minta PD Jangan Bodohi Rakyat Soal AHY-SBY Dilarang Bicara, Gerindra:Ini Zaman Medsos Bos

Gerindra menegaskan bahwa saat ini merupakan zaman keterbukaan

25 September 2022 09:03 WIB

Habiburokhman
Habiburokhman Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman meminta Partai Demokrat (PD) tidak membodohi rakyat dengan menyebut kader partai pemerintah melarang Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) banyak bicara.

"Sebagai politisi, kita jangan bodohi rakyat. Hari gini manalah mungkin ada pihak yang bisa larang-larang orang lain bicara. Apalagi yang disebut dilarang bicara tokoh sekaliber Pak AHY dan Pak SBY," kata Habiburokhman seperti dilansir detikcom, Sabtu (24/9/2022).

Ia menegaskan bahwa saat ini merupakan zaman keterbukaan. Ia menyebut siapa saja bisa berbicara di depan publik baik secara langsung maupun melalui media sosial.


Sebut Pertarungan PDIP-Demokrat Bak Persaingan Ibu dan Bapak, PKN: Kita Harap Banyak Pemimpin Nasional yang Muncul

"Ini zaman keterbukaan, dan zaman medsos, bos. Mau bicara kepada publik tinggal kirim rilis ke media, atau tinggal unggah di medsos. Nggak logis kalau ada yang dilarang bicara," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa rakyat Indonesia sudah cerdas. Oleh karena itu meningatkan agar politisi melakukan kebaikan daripada melakukan fitnah.

"Rakyat sudah cerdas, politik yang baik itu berlomba-lomba untuk melakukan kebaikan untuk rakyat. Bukan politik fitnah pihak lain untuk dapatkan dukungan rakyat," pungkasnya.

Minta Demokrat Tak Bangun Narasi Dizalimi Demi Naikan Elektabiitas, PAN: Masyarakat Sudah Cerdas

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati