logo


Inggris Janji Buka Kantor Kedubes untuk Israel di Jerusalem, Begini Reaksi Palestina

Seorang diplomat top Palestina mengecam rencana pemerintah Inggris membuka kantor kedubes untuk Israel di Jerusalem

24 September 2022 20:08 WIB

Bendera Palestina
Bendera Palestina istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Seorang kepala perwakilan pemerintah Palestina di Inggris, Husam Zumlot, telah mengecam rencana Perdana Menteri Liz Truss membuka kantor kedutaan besar Inggris untuk Israel di Jerusalem.

Diplomat top Palestina itu menyebut janji yang disampaikan oleh Liz Truss kepada PM Israel Yair Lapid di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB sebagai janji yang "tidak bermoral, ilegal dan tidak bertanggung jawab".

“Sangat disayangkan bahwa perdana menteri Inggris menggunakan penampilan pertamanya di PBB untuk menyatakan komitmen yang berpotensi melanggar hukum internasional,” kata Zumlot yang juga menjabat sebagai penasihat Presiden Palestina Mahmoud Abbas, dikutip RT.com.


China Minta Konflik Rusia-Ukraina Diselesaikan secara Diplomatik Tanpa Prasyarat

Awal pekan ini, Kantor pemerintahan Inggris di Downing Street mengatakan bahwa Truss memberi tahu Lapid tentang "peninjauan lokasi saat ini" dari misi diplomatik Inggris ketika keduanya bertemu di sela-sela Majelis Umum PBB.

Lapid kemudian berterima kasih kepada perdana menteri Inggris karena "secara positif mempertimbangkan untuk memindahkan Kedutaan Besar Inggris ke Yerusalem" dalam sebuah tweet pada hari Kamis.

Berita itu jelas memicu kemarahan otoritas Palestina.

“Setiap pemindahan kedutaan akan menjadi pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional [dan] tanggung jawab bersejarah Inggris,” kata Zomlot dalam cuitan Twitter.

"Tindakan seperti itu akan merusak solusi dua negara dan mengarah pada peningkatan ketegangan di Yerusalem dan bahkan di Inggris sendiri," tegasnya.

Erdogan Minta Seluruh Pemimpin Dunia Berusaha Damaikan Ukraina-Rusia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia