logo


China Minta Konflik Rusia-Ukraina Diselesaikan secara Diplomatik Tanpa Prasyarat

Menteri Luar Negeri China meminta semua pihak yang terlibat dalam konflik Ukraina-Rusia untuk menahan diri dan mengupayakan penyelesaian masalah melalui negosiasi tanpa prasyarat

24 September 2022 18:30 WIB

Menteri Luar Negeri China Wang Yi
Menteri Luar Negeri China Wang Yi China Daily

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri China Wang Yi pada Kamis (22/9) mengatakan bahwa Ukraina dan Rusia harus melanjutkan negosiasi damai "tanpa prasyarat". Hal itu ia sampaikan selama Sidang Dewan Keamanan PBB untuk isu Ukraina.

Sejalan dengan posisi netral China yang “konsisten dan jelas” dalam konflik Ukraina, Wang Yi menegaskan kembali bahwa kedaulatan dan integritas teritorial setiap negara harus dihormati, dan masalah keamanan semua pihak ditanggapi dengan serius.

"Satu-satunya jalan keluar dari konflik adalah melalui dialog dan negosiasi,” kata Wang, dikutip RT.com.


Konflik Ukraina-Rusia Bisa Berubah Jadi Perang Dunia III

“Prioritas utama bagi para pihak adalah untuk melanjutkan dialog tanpa prasyarat,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, ia meminta semua orang yang terlibat dalam konflik untuk menahan diri, dan China siap mendukung "semua upaya yang dapat membantu menyelesaikan krisis".

Wang juga memuji peran positif Badan Energi Atom Internasional (IAEA), yang mengirim tim ke pembangkit nuklir Zaporozhye Ukraina bulan ini, dengan mengatakan "tidak ada ruang untuk coba-coba" dalam hal keselamatan fasilitas nuklir.

Sehari sebelumnya, Wang sudah bertemu dengan Menlu Rusia Sergey Lavrov. Pada pertemuan tersebut Wang juga menyatakan harapan bahwa semua pihak dalam konflik untuk “menahan diri dan tidak menghentikan upaya penyelesaian masalah keamanan melalui pembicaraan damai.”

Seperti diketahui, negosiasi antara Rusia dan Ukraina terakhir terjadi pada bulan Maret di Istanbul. Hanya saja, proses tersebut hingga kini belum dilanjutkan.

Pekan lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa pemerintah Rusia sebenarnya siap untuk mengakhiri konflik melalui negosiasi “sesegera mungkin” tetapi pihak Kiev tidak bersedia untuk melakukannya.

Perang Nuklir AS-Rusia Bukan Lagi Sebuah Teori

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia