•  

logo


Soal Jokowi Jadi Cawapres, Teddy: Biarkan MK yang Menilai

Presiden Joko Widodo disebut bisa maju Pilpres 2024 sebagai calon wakil presiden

19 September 2022 11:43 WIB

Teddy Gusnaidi
Teddy Gusnaidi radarcirebon.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo disebut bisa maju Pilpres 2024 sebagai calon wakil presiden. Juru bicara Partai Garuda Teddy Gusnaidi mengatakan bahwa tidak ada larangan bagi presiden yang terpilih dua kali untuk maju sebagai cawapres.

"Juru bicara MK menyatakan bahwa Presiden yang sudah pernah terpilih dua kali bisa maju menjadi calon wakil presiden dan tidak melanggar konstitusi. Pernyataan ini ditentang berbagai pihak dengan berbagai alasan, yang intinya apa yang disampaikan oleh juru bicara MK itu keliru," ujar Teddy dalam keterangan tertulis, Senin (19/9).

"Padahal jelas mereka yang keliru, kenapa? Karena penafsir tunggal konstitusi adalah Mahkamah Konstitusi, bukan partai politik, ormas, pengamat politik, tokoh politik atau masyarakat lainnya. Jadi bagaimana bisa ada yang menyatakan keliru, padahal mereka tidak punya kewenangan untuk menafsirkan," lanjutnya.


Muncul Isu Maju Cawapres 2024, Ini Respons Jokowi

Teddy menyebut bahwa partai politik diperbolehkan jika ingin mengusulkan Jokowi sebagai cawapres. Tedy menyebut biarkan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menilai boleh atau tidak.

"Mengapa begitu khawatir jika secara konstitusi dibolehkan? Apa yang kalian takutkan jika Jokowi kembali dicalonkan walaupun sebagai calon wakil presiden? Kenapa hak prerogatif partai politik peserta Pemilu yang lain dipermasalahkan sedangkan hal itu tidak melanggar konstitusi?" katanya.

"Usulkan saja calon potensial kalian, jika tidak memiliki calon potensial, maka gabung saja dengan partai politik yang memiliki calon potensial. Untuk urusan konstitusi, biarkan MK yang menilai apakah boleh secara konstitusi atau tidak. Bukan kalian," pungkas Teddy.

Minta Jokowi Tegas Tolak Jadi Cawapres, PKS: Agar Tidak Membuat Gaduh Masyarakat

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata