•  

logo


Harga BBM Naik, Wagub Uu: Akan Ada Manfaat Lain dari Setiap Kebijakan

Uu meminta warga untuk tetap menaati keputusan pemerintah pusat

9 September 2022 19:26 WIB

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meninjau Command Center Pemda Kabupaten Sumedang, Selasa (6/9/2022)
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meninjau Command Center Pemda Kabupaten Sumedang, Selasa (6/9/2022) Denny alung _Adpim Jabar

BANDUNG, JITUNEWS.COM – Pemerintah telah resmi mengalihkan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM), menyebabkan penyesuaian harga Solar, Pertalite, hingga Pertamax. Tak sedikit warga yang protes. Hal itu dianggap akan berbuntut terhadap kenaikan berbagai harga lainnya.

Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mengungkapkan, dirinya memahami keresahan masyarakat akibat kenaikan harga BBM. Namun, ia meminta warga untuk tetap menaati keputusan pemerintah pusat.

“Yakinlah keputusan pemerintah untuk kemaslahatan bangsa dan negara. Kebijakan dan kebijaksanaan pemerintah diutamakan untuk kemaslahatan rakyat, kebaikan bangsa dan negara bahkan agama,” tegas Pak Uu saat ditemui di Rumah Dinas Wakil Gubernur, Kota Bandung, Jumat (9/9/22).


Jokowi Minta Pemda Siapkan Subsidi untuk Redam Dampak Kenaikan Harga BBM

“Kebijakan yang dianggap pahit oleh masyarakat itu pun harus dipahami karena ada kepentingan yang lebih besar untuk keutuhan bangsa dan negara ini,” tambahnya.

Penyesuaian harga BBM diumumkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melalui konferensi pers pada Sabtu (3/9). Presiden menjelaskan, subsidi BBM terus meningkat sementara lebih dari 70 persen subsidi dinilai tidak tepat sasaran.

Pemerintah pun mengalihkan subsidi BBM untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) agar lebih tepat sasaran dan menyiapkan bantuan lainnya.

“Jelas keutuhan bangsa dan negara itu adalah tanggung jawab kita bersama bukan tanggung jawab pemerintah saja. Karenanya, kenaikan BBM ini adalah salah satu keputusan yang dianggap terbaik dalam menghadapi situasi dan kondisi seperti hari ini,” imbuh Pak Uu.

“Jadi jangan hanya menjelek-jelekkan kebijakan Presiden. Penyesuaian harga BBM merupakan salah satu instrumen APBN untuk menstabilkan skala negara,” katanya.

Pak Uu menegaskan, yang terpenting adalah pembangunan negara dan bangsa tidak terabaikan dan tidak terhenti, sehingga kebutuhan hidup masyarakat tetap terpenuhi.

“Kami yakin akan ada manfaat-manfaat lain dari setiap kebijakan. Yang terpenting menurut saya terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Terpenuhinya pendidikan, kesehatan dan perekenomian. Di Jabar juga hari ini sudah tidak ada lagi desa yang sangat tertinggal,” tutur Pak Uu.

“Kita harus mendukung program pemerintah. Yakinlah, Pak Jokowi tidak punya niat untuk memudaratkan (merugikan) rakyatnya. Karena pemimpin mengemvan amanah, punya visi dan misi untuk menyejahterakan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: Hasan Alhabsy

Pasca Kenaikan Harga BBM, PKS: Pemerintah Seolah Lepas Tangan dengan Kondisi Masyarakat

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata