logo


Prihatin Santri Gontor Tewas Dianiaya Kakak Kelas, MUI: Kami Dukung Pemecatan Pelaku

MUI meminta penyelesaian kasus penganiayaan hingga tewas santri Gontor dilakukan dengan sebaik-baiknya, sesuai hukum yang berlaku.

8 September 2022 08:51 WIB

Anwar Abbas
Anwar Abbas Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Umum MUI, Anwar Abbas meminta pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Gontor menyelesaikan kasus penganiayaan hingga tewas salah satu santrinya berinisial AM dengan sebaik-baiknya, sesuai hukum yang berlaku.

"MUI berharap agar pimpinan pondok dapat menyelesaikan masalah ini dengan pihak keluarga korban dengan sebaik-baiknya dan dengan searif-arifnya sesuai dengan watak dan jati diri pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan yang tunduk dan patuh kepada hukum yang berlaku," kata Anwar Abbas, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/9/2022).

Ia mengaku prihatin dengan peristiwa tersebut. Oleh karena itu, ia menyebut penyelesaian terbaik perlu dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.


Soal Kasus Penganiayaan Hingga Tewas, Ponpes Gontor Sebut Ada Mekanisme Tidak Lapor Polisi

Lebih lanjut, ia mengaku mendukung langkah pesantren yang telah mengeluarkan pelaku penganiayaan tersebut yang berstatus sebagai akak kelas AM dari Pondok Pesantren Darussalam Gontor.

"Hal ini tentu jelas sangat memprihatinkan dan patut disesali. Untuk itu MUI menghargai dan mendukung penuh langkah-langkah dari pimpinan pondok yang telah mengambil tindakan tegas terhadap pelaku dengan memecatnya sebagai santri dan mengeluarkannya dari pondok," jelasnya.

Soal Kasus Santri Gontor, Kemenag Tak Bisa Asal Intervensi

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati